Hasil Swab, PDP asal Prigen Positif Covid-19

2809
Gedung jantung dan paru RSUD Bangil Kabupaten Pasuruan.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Seorang PDP (pasien dalam pengawasan) dari Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan terkonfirmasi virus corona. Warga tersebut adalah laki-laki berusia 46 tahun, pekerja swasta.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad mengatakan, warga prigen ini berstatus PDP Covid-19 sejak masuk RSUD Bangil pada Senin (20/04/2020). Ia mengeluh sesak selama 2 hari, batuk pilek selama 3 hari, dan memiliki penyakit penyerta berupa pneumonia (paru-paru basah), kencing manis, hingga riwayat gagal ginjal.

Setelah dirawat di RSUD Bangil, petugas langsung melakukan rapid test dengan hasil reaktif (positif), dan hasil swab baru keluar pada hari ini dengan hasil positif covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad.

“Yang bersangkutan sudah berstatus PDP Covid-19 sejak tanggal 20 April lalu. Hasilnya rapid positif, dan  swab juga sudah keluar hasilnya siang ini dengan dinyatakan positif,” kata Syaifudin di Posko Info Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Kamis (30/04/2020) sore.

Dengan status baru tersebut, pasien ini harus terus diisolasi di RSUD Bangil hingga dinyatakan sembuh.
Syaifudin menegaskan, sejak ditetapkan sebagai PDP, petugas survaillance dari Puskesmas Prigen dan dinas kesehatan langsung melakukan tracing terhadap keluarga, saudara, hingga tetangga yang melakukan kontak erat dengan pasien tersebut.

Sampai sejauh ini hasil rapid test terhadap pihak-pihak yang bersinggungan adalah negatif.
“Meskipun negatif rapid, tapi semua kontak eratnya kami minta untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing selama 14 hari,” jelasnya.

Adanya 1 pasien terkonfirmasi covid-19 dari Prigen, menjadikan jumlah pasien positif Covid-19 di Kabupaten Pasuruan secara keseluruhan mencapai 15 orang. Mereka adalah 1 warga Bangil, 2 warga Beji, 2 warga Gempol, 1 warga Gondangwetan, 1 warga Kraton, 1 warga Lumbang, 2 warga Prigen, 1 warga Purwodadi, 2 warga Puspo, dan 2 warga Rembang.

Sementara itu, jumlah PDP (pasien dalam pengawasan) di Kabupaten Pasuruan hari ini ditulis terdapat 9 orang. Terdiri dari 3 warga Kecamatan Rembang, 1 warga Lumbang, 1 warga Beji, 1 warga Bangil, 1 warga Pandaan, 1 warga Puspo serta 1 warga Gempol yang pada Rabu (29/04/2020) malam meninggal dunia.

Untuk tiga warga rembang terdiri dari 1 perempuan berusia 45 tahun, 1 remaja perempuan berusia 13 tahun, dan anak laki-laki berusia 9 taun yang merupakan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi Covid-19 di Rembang.

Kata Syaifudin, ketiga PDP datang ke RSUD Bangil siang tadi, lantaran mengeluh pilek, batuk, demam, dan bronchitis.  Setelah dilakukan rapid test hasilnya negatif.

“Ketiganya ini saudara dan anak dari pasien terkonfirmasi Covid-19 di Rembang. Sudah di-rapid hasilnya negatif, tapi sekarang di RSUD Bangil karena ada keluhan batuk, pilek, demam, dan bronchitis,” ungkapnya.

Sedangkan warga Lumbang adalah laki-laki (79) yang datang ke RSUD Bangil dengan keluhan hemiparese (kelemahan otot pada salah satu anggota badan) disertai pneumonia. Lain halnya dengan perempuan (43) warga Beji dan 1 perempuan (41) warga Bangil yang mengeluh batuk dan sesak napas.

Kemudian perempuan (32) warga Pandaan, mempunyai riwayat bekerja di Surabaya dan datang ke RSUD Bangil dengan keluhan nyeri perut disertai sesak napas, serta perempuan (29), warga Puspo diketahui merupakan kontak erat dengan ibunya (reaktif rapid test) yang lebih dulu dirawat di RSUD Bangil.

“Seluruh PDP (baru) ini hasil rapid-nya negatif, dan menunggu hasil swab,” imbuh Syaifudin.

Adanya 9 PDP baru, maka jumlah PDP Covid-19 di Kabupaten Pasuruan hingga sore ini mencapai 74 orang. Sedangkan jumlah ODP (orang dalam pemantauan) Covid-19 di Kabupaten Pasuruan berjumlah 201 orang. (mil/ono)