Berdasar Swab, 10 Warga Kabupaten Pasuruan Positif

3473
RSUD Bangil, Kabupaten Pasuruan

Pasuruan (WartaBromo.com) – Gugus tugas menyatakan 10 warga Kabupaten Pasuruan positif Covid-19. Pasien-pasien tersebut terdiri dari 7 masyarakat umum, 2 pegawai kesehatan, dan seorang tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Bangil.

“Sore ini kami umumkan, bahwa berdasarkan swab yang keluar, 10 warga Kabupaten Pasuruan terkonfirmasi Covid-19,” kata Anang Saiful Wijaya , Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, Sabtu (16/05/2020).

Terhadap 7 masyarakat umum, di antaranya laki-laki (50) dari Kecamatan Nguling yang menjadi PDP (pasien dalam pengawasan) di RSUD Bangil sejak 8 Mei 2020, dengan keluhan demam, sesak napas, batuk, pilek, dan memiliki penyakit penyerta berupa TBC (tuberculosis).

Berikutnya perempuan (55) dari Kecamatan Purwosari, PDP di RSUD Bangil sejak 8 Mei dengan keluhan mual, muntah, badan panas disertai sesak napas. Kemudian 2 orang perempuan dari Kecamatan Puspo, masing-masing berusia 45 dan 50 tahun. Kedua perempuan ini tanpa gejala, merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi Covid-19 dari Puspo.

Lalu perempuan (54) dari Kecamatan Pandaan, memiliki riwayat bepergian dari daerah pandemi, datang ke RSUD Bangil pada 8 Mei dengan keluhan sesak napas dan hipertensi.

Tak hanya orang dewasa, virus corona juga membuat bayi perempuan berusia 7 hari harus diisolasi hingga 14 hari ke depan. Bayi ini berasal dari Kecamatan Gempol, dan masuk RSUD Bangil mulai 11 Mei 2020 dengan keluhan badan panas disertai sesak napas.

Catatan positif juga pada perempuan (40) dari Kecamatan Pandaan, berstatus PDP sejak 8 Mei 2020 dengan keluhan mual, sesak napas dan memiliki penyakit penyerta berupa infeksi saluran kencing.

Selain kategori masyarakat umum, 2 perempuan berusia 21 dan 24 tahun yang menjadi pegawai RSUD Bangil juga terpapar corona, meski tanpa gejala. Masing-masing berasal dari Kecamatan Bangil dan Kecamatan Kraton.

Sedangkan seorang nakes RSUD Bangil adalah perempuan (41) dari Kecamatan Bangil yang ditetapkan sebagai PDP sejak 30 April dengan keluhan sesak napas.

Menurut Anang, dari kesepuluh warga terkonfirmasi Covid-19, 7 orang di antaranya tengah dirawat di ruang isolasi RSUD Bangil, dan 3 orang lainnya diisolasi di Hotel Permata Biru, Kecamatan Prigen. Mereka akan terus berada di sana hingga sembuh dan dinyatakan negatif swab.

“Karena warga yang positif covid-19 hari ini sebagian besar merupakan PDP yang dirawat di RSUD Bangil. Ada 3 orang yang dirawat di Hotel Permata Biru. Kita doakan semoga kesehatannya tetap terjaga hingga swab kedua keluar dengan hasil negatif,” terangnya.

Dengan 10 warga terkonfirmasi, jumlah warga Kabupaten Pasuruan terpapar corona sampai hari ini mencapai 55 orang.

Pasien positif terdiri dari 4 warga Bangil, 9 warga Beji (1 sembuh), 6 warga Gempol (1 sembuh), 2 warga Gondangwetan (1 sembuh), 1 warga Grati, 3 warga Kraton, 1 warga Lumbang (sembuh), dan 1 warga Nguling.

Positif lainnya juga pada 7 warga Pandaan, 1 warga Pasrepan, 5 Prigen, 1 warga Purwodadi (sembuh), 2 warga Purwosari, 5 warga Puspo (1 sembuh), 6 warga Rembang (2 sembuh), serta 1 warga Tutur.

Sementara PDP pada hari ini juga ada 5 orang, yakni 3 warga Grati, 1 warga Lekok, dan 1 warga Bangil. Total PDP se-Kabupaten Pasuruan mencapai 117 orang. Jumlah ini menurun bila dibandingkan dengan kemarin, lantaran sebanyak 8 PDP pindah status menjadi positif Covid-19.

Begitu juga dengan ODP (orang dalam pemantauan) yang terdapat 5 orang dari Kecamatan Pandaan. Sehingga total keseluruhannya menjadi 254 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 219 orang sudah lepas pantau.

“Lepas pantau itu artinya sudah diawasi dan diobservasi sampai 14 hari. Ketika sudah selesai, ODP tersebut tidak memiliki gejala apapun yang mengarah pada Covid-19, dan di-rapid pun juga negatif,” tegasnya. (mil/ono)