Rampok Pasutri, Pria asal Leces Tewas Di-dor Polisi

4074

Leces (wartabromo.com) – Seorang perampok tewas di ujung senjata api tim khusus Polres Probolinggo. Ia mencoba lukai polisi setelah didapati merampok pasutri, pedagang pasar.

Perampok mati secara tragis pada Minggu, 17 Mei 2020 itu bernama Dullah (40), tercatat sebagai warga Desa Pondokwuluh, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

“Saat petugas hendak mengamankan, pelaku melemparkan bondet ke arah anggota. Sehingga diambillah tindakan tegas dan terukur,” kata
Kanitreskrim Bripka, M Eko Apriyanto saat mendampingi Kapolsek Leces, Iptu Gandhi.

Ceritanya, kata Apri, sekitar pukul 00.15 WIB tim gabungan dari Timsus Polres Probolinggo dan Polsek Leces hendak melakukan penangkapan terhadap pelaku penadah hasil pencurian. Dalam perjalanan, petugas berpapasan dengan 2 orang yang sedang berjalan kaki.

Beberapa petugas mengidentifikasi salah satu pejalan kaki sebagai pelaku kriminal. Petugas kemudian memutuskan mengintai gerak-gerik keduanya.

Sekira pukul 01.00 WIB, Alimun (40) dan Husnawiyah (36), melintas di Jalan Kyai Sekar Desa Leces. Pasangan suami istri itu mengendarai sepeda motor matik Honda Vario hitam hendak berdagang ke Pasar Leces.

Pasutri asal Dusun Krajan RT 01 RW 03 Desa Leces itu lantas dihentikan oleh kedua pelaku. Pelaku mencoba merampas sepeda motor dan uang yang dibawa korban.

“Sempat terjadi tarik menarik dan salah satu pelaku mengayunkan senjata tajam ke arah korban laki-laki. Mengetahui hal itu, anggota mendekati TKP dan berusaha menghentikan aksi pelaku,” kata Apri.

Namun, upaya petugas direspon sadis oleh pelaku. Salah satu pelaku melemparkan bondet (bom ikan) ke arah petugas. Beruntung, bondet itu tak mengena. “Karena membahayakan keselamatan petugas dan korban, kami melakukan penembakan ke arah pelaku dan mengenai kedua pelaku,” lanjutnya.

Salah satu pelaku diketahui bernama Dullah, meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan pelaku lainnya melarikan diri dalam keadaan terluka kena tembak. Hingga saat ini, petugas masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri itu.

Dari perkara tersebut, polisi menyita senjata tajam, lampu senter, 2 jimat, dan ponsel milik pelaku. Selain itu uang tunai hasil kejahatan dan sepeda motor Vario milik korban, sementara diamankan untuk dijadikan barang bukti.

“Korban tewas kami kirim ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Untuk pelaku lainnya masih kami kejar,” tandas mantan Kanitreskrim Polsek Sukapura itu. (saw/ono)