Berikut Detail Anggaran Covid-19 dan Peruntukannya

1284
SERIUS: Plt. Sekda Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib (kiri) berbicara dengan Kepala Bappeda, Ihwan di sela rapat pansus DPRD, Rabu (20/05/2020) malam. Foto: Asad Asnawi.

 

Pasuruan (WartaBromo.com)- Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran cukuo besar untuk percepatan penanganan Covid-19 di wilayahnya.

Secara keseluruhan, total anggaran yang didapat dari refocusing itu mencapai Rp. 175. 214. 120. 000. Belum termasuk anggaran dari Biaya Tak Terduga (BTT) sebesar Rp. 12 miliar.

Bupati Irsyad Yusuf mengatakan, ada tiga fokus utama yang menjadi kegiatan utama upaya percepatan dan penanganan Covid-19 ini.

Pertama, penanganan kesehatan dengan pagu anggaran sebesar Rp. 91. 874. 355. 000; kedua, Jaring Pengaman Sosial (JPS) dengan pagu sebesar Rp. 56. 728. 150. 000; dan ketiga penanganan dampak ekonomi sebesar Rp. 26. 611. 615. 000.

Pada Penanganan Kesehatan, terdapat 14 intansi terlibat di dalamnya. Seperti Dinas Kesehatan, RSUD Bangil yang mendapat plafon paling besar. Disusul anggaran untuk 24 kecamatan dan kelurahan, serta Polres Pasuruan.

Sementara itu, untuk program JPS, daftar instansi yang terlibat jauh lebih sedikit. Sekitar 8 intansi yang berasal dari OPD Kabupaten Pasuruan.

Beberapa OPD dimaksud diantaranya, Dinas Sosial (Dinsos) Rp 31, 7 M; Dinas Tenaga Kerja Rp 7, 8 M; Dishub Rp 473 juta; Dinas Perikanan Rp 4 M; Dinkop Rp 4 M; Dinas Pariwisata Rp 4, 8 M; serta Dinas Pertanian dan Peternakan masing-masing sebesar Rp 1, 9 M dan Rp 400 juta.

Adanya anggaran JPS berupa pemberian bantuan oleh OPD lain selain Dinsos sempat menggelitik anggota pansus. Diantaranya pada Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian atau juga Peternakan dan Perikanan.

Plt Sekda Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib mengatakan, anggaran yang melekat di OPD lain, seperti Dinas Perikananan, Pertanian dan juga Peternakan, akan diberikan dalam bentuk pelatihan kepada mereka yang terdampak.

“Jadi ini semacam stimulus. Misalnya, untuk memberikan pelatihan budidaya ikan kepada para petani yang terdampak dari Covid ini,” katanya di sela rapat pansus bersama DPRD, Rabu (20/05/2020) malam lalu.

Sejauh ini, dari Rp 175 miliar yang dialokasikan untuk penanganan Covid-19 tersebut, anggaran yang telah terpakai sekitar Rp 30 miliar.(asd/asd)