Berikut Kronologi Mobil Terbakar yang Tewaskan Dua Bocah

30679
MALANG: Kolase foto kedua bocah korban mobil terbakar di Dusun Nampes, Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Selasa (26/05/2020).

 

PERHATIAN: Artikel ini mengandung unsur kesedihan. Perhatikan dampak psikologis sebelum melanjutkan membaca!

Pandaan (WartaBromo.com) – Sebuah mobil terbakar dan menewaskan dua bocah di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (26/05/2020) siang.

Kedua bocah malang itu adalah Khadijah Firdausi Azzahra, 2,5 tahun dan Aidan yang sedikit lebih tua, 4 tahun. Keduanya merupakan tetangga pemilik mobil.

Kapolres Pasuruan AKBP. Rofiq RH, mengatakan, saat peristiwa itu terjadi, Rifki Fadian, 33, pemilik mobil sedang tidak ada di rumah.

“Pemilik mobil ini sedang tidak ada di rumah karena bersilaturrahim ke kerabatnya,” kata Kapolres saat berada di lokasi.

Kesempatan itu dimanfaatkan kedua korban untuk bermain di dalam mobil. “Kebetulan mobilnya memang dalam perbaikan karena sedang rusak,” lanjut Kapolres.

Penuturan yang sama disampaikan Kapolsek Pandaan, AKP. I Made Suardana. Menurtnya, awal kebakaran pertama kali diketahui warga yang sedang lewat.

Kapolsek Pandaan AKP I Made Suwardana mengatakan, mulanya kejadian itu diketahui oleh tetangga yang kebetulan lewat. Seketika mereka berusaha memadamkan api.

“Mereka berusaha memadamkan api dengan air sumur,” jelas Kapolsek. Namun, hingga saat itu, warga belum menyadari adanya kedua korban di dalam mobil.

Sampai kemudian, salah satu ibu korban mendapati sepasang sandal milik salah satu korban. Seketika itulah, warga berusaha mencarinya. Hingga kemudian, korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di jok depan.

“Salah satu ibu dari anak yang tewas menyadari ada sandal milik anaknya. Pas dicari, ternyata ditemukan di bagian depan dengan kondisi mengenaskan,” jelas Kapolsek.

Kata Kapolsek, kedua korban memang sudah biasa bermain di rumah pemilik mobil yang terbakar itu. Sehingga mereka biasa keluar-masuk rumahnya.

Hanya saja, saat peristiwa nahas ini terjadi pemilik mobil sedang pergi menemui orang tuanya yang berada di Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Mobil sengaja tidak dibawa karena rusak.

“Selain karena pajak mobil itu mati, pintu depan mobil juga rusak. Mangkanya kedua bocah itu bisa masuk ke dalam mobil,” pungkasnya. (nul/asd)