Lahir di Tengah Pandemi, Bayi Singa Putih TSI Diberi Nama Gisel

888
ASLI AFRIKA: Gisel, anak singa putih di lokasi penangkaran TSI Prigen. Foto: Dokumen TSI for WartaBromo.com.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Taman Safari Indonesia (TSI) Prigen kedatangan keluarga baru. Seekor bayi singa putih betina lahir di tengah pandemi Covid-19 diberi nama Gisel.

Bayi betina ini lahir dari pasangan pejantan Kaka dan betina yang bernama Ghost.
Bayi singa ini kini telah berusia 2 bulan, ia lahir secara normal di tengah wabah korona pada Rabu (08/04/2020) dengan berat 1,5 kilogram.

Dwi Kurniawati Executive Secretary dan Public Relation TSI mengatakan, sebelumnya TSI hanya mempunyai 4 ekor singa putih.

Satwa asli Afrika Selatan ini didatangkan pertama kali langsung dari TSI Bogor pada bulan Maret 2018, dengan pejantan dan betina yang berjumlah 2 ekor.

“Selama disini singa putih telah berkembang biak menjadi 6 ekor, dengan 2 pejantan dan 4 betina termasuk Gisel,” ungkap Dwi kepada WartaBromo.com, Senin (01/06/2020).

Untuk saat ini, kata Dwi, Gisel masih dalam pengawasan induknya. Setelah 3 bulan dan diberi vaksinasi, Gisel akan dilepas ke exhibit untuk berkumpul bersama kelompoknya.

“Saat ini, Gisel beserta indukannya masih tetap dalam pemantauan dokter, keeper, dan para medis. Ia juga terlihat menyusu pada induknya selama 2 jam sekali,” ungkapnya.

Hewan yang memiliki nama latin Panthera Leo Krugeri, ini merupakan spesies yang aktif pada malam hari.

Dwi mengatakan, hewan yang hidupnya berkelompok bisa dikatakan dewasa saat usianya 4-5 tahun untuk pejantan.

“Untuk betina dikatan dewasa saat beusia 3-4 tahun. Sementara masa kebuntingan singa kurang lebih 3,5 bulan,” pungkasnya. (nul/asd)