Di Kota Probolinggo, 177 CJH Gagal Berangkat

710

Probolinggo (wartabromo.com) – Ada 177 calon jemaah haji (CJH) Kota Probolinggo dipastikan gagal berangkat tahun ini. Keputusan itu seiring dengan kebijakan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia yang tidak memberangkatkan calon haji ke tanah suci Makkah-Madinah, Saudi Arabia.

Pada musim haji 2020, rencananya ada 177 orang yang akan diberangkatkan. Mereka tersebar di 5 kecamatan. Yakni, Kecamatan Mayangan (44 orang), Kademangan (28), Kanigaran (53), Kedopok (40), dan Wonoasih (12 orang).
Sedangkan berdasar jenis kelamin, laki-laki sebanyak 82 orang dan perempuan 95 orang.

“Untuk calon jemaah haji gagal berangkat tahun ini, sesuai keputusan pemerintah pusat,” terang Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kemenag Kota Probolinggo, Haris Hikmawan pada Selasa, 2 Juni 2020.

Pihaknya, kata Haris, sudah menyosialisasikan pada CJH. Sosialisasi manasik haji menggunakan online dan media sosial. Mereka akan berangkat pada tahun depan. Karena itu, kelengkapan dokumen juga terus diselesaikan. Termasuk mendatangkan buku manasik haji yang direncanakan tiba pada Kamis lusa.

“Insyallah mereka akan diberangkatkan tahun depan. Sesuai kuota. Kalaupun ada perubahan nantinya akan kami umumkan secara terbuka,” lanjut Haris.

Diketahui, pemerintah pusat meniadakan penyelenggaraan ibadah haji. Sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441 H/2020 M. Hal itu imbas dari wabah corona virus disease atau Covid-19, yang menjadi pandemi global, termasuk Arab Saudi dan Indonesia. (saw/ono)