New Normal, Wisata Bromo Masih Tutup

1924

Sukapura (wartabromo.com) – Jelang pemberlakuan new normal di sejumlah daerah di Indonesia, kawasan wisata Gunung Bromo, dipastikan masih tutup. Isu wisata internasional itu dibuka pada awal bulan Juni 2020, dipastikan tak benar.

Sebelumnya, sejumlah biro perjalanan dan pelaku wisata, banyak mendapat pertanyaan dari pelanggan, soal pembukaan kembali wisata Bromo. Salah satu pelaku wisata Bromo, Choirul Umam menyebut, belakangan memang banyak tamu maupun biro perjalanan yang menanyakan perihal pembukaan wisata itu.

“Tamu banyak yang tanya pada saya, apakah benar sudah dibuka. Mereka menyebut, tanggal 5 atau 10 Juni, sudah dibuka. Kami pun berupaya konfirmasi ke BB TNBTS, dan sejauh ini belum ada pengumuman seperti itu,” ujarnya, Rabu (3/6/2020).

Lelaki yang akrab disapa Umam ini melanjutkan, sejauh ini pihaknya juga menunggu keputusan resmi dari pengelola. “Kalau menurut kami, ya lebih baik jangan dahulu. Harus dipersiapkan protokol kesehatannya seperti apa saat berwisata nanti. Dari pada muncul klaster penularan baru. Lebih baik sama-sama menjaga agar wabah ini tidak semakin meluas,” terangnya.

Dikonfirmasi terpisah, BB TNBTS melalui Kepala Sub Bagian Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan, Sarif Hidayat menegaskan, pihaknya tidak pernah mengeluarkan pengumuman terkait pembukaan wisata.

“Mengingat masih dalam situasi pandemi corona, mohon diabaikan, jika ada informasi pembukaan wisata Bromo Semeru, selain dari otoritas kami, BB TNBTS. Kami masih menunggu arahan, petunjuk dan kebijakan dari pusat,” kata Sarif.

Hingga saat ini, kata Sarif, kawasan wisata Bromo masih tertutup untuk wisatawan, baik asing maupun lokal. Penutupan itu, berlaku di lima pintu masuk. Meliputi pintu masuk Cemoro Lawang Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang. (lai/saw)