Penegak Hukum Harus Kawal Dana Covid-19

843

Jakarta (WartaBromo.com) – Dana penanganan Covid-19 diingatkan agar dikelola dengan baik. Perhatian dicurahkan hingga aparat penegak hukum diminta mengawalnya meski sejauh ini belum terdapat laporan penyimpangan.

Adalah Presiden Joko Widodo yang langsung mengingatkan tentang perlunya komitmen dan keseriusan pengelolaan dana bencana nonalam corona yang melanda nyaris di seluruh wilayah Indonesia ini.

Menurutnya, pemerintah telah mengalokasikan dana pandemi dengan jumlah yang dinilainya sangat besar, yakni Rp677,2 triliun.

Dana sebanyak itu, seperti diketahui, sedianya untuk percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

“Oleh sebab itu, tata kelolanya harus baik, sasarannya harus tepat, prosedurnya harus sederhana dan tidak berbelit-belit,” kata Jokowi, Senin (15/6/2020) sore.

Ditegaskannya, output dan outcome terkait penggunaan dana Covid-19 harus maksimal. Ia pun menyiratkan, seyogyanya uang negara yang digelontorkan wajib memberikan manfaat berlebih.

Sehingga dana penanganan Covid-19, dinyatakan Jokowi, harus mendapatkan pengawalan dan pengawasan. Hal itu dimaksudkan agar sebaran dana baik berupa bantuan langsung maupun berbentuk stimulus ekonomi, benar-benar membantu masyarakat dan pelaku usaha yang tengah menghadapi masa-masa sulit saat ini.

“Saya meminta agar para pengawas dan penegak hukum mengedepankan aspek pencegahan. Kalau ada potensi masalah segera ingatkan, jangan sampai pejabat dan aparat pemerintah dibiarkan terperosok,” tandasnya.

Dari berbagai penelusuran, sejauh ini memang belum ada laporan penyimpangan dana penanganan Covid-19 yang mengemuka.

Itulah kemudian, Jokowi mengarahkan perlunya sinergi antaraparat penegak hukum: kepolisian, kejaksaan, bahkan KPK, sepatutnya kian digalakkan. Dengan sinergi, check and balances antarlembaga, selain dukungan rakyat, ia sepertinya meyakini akan menghindarkan kemungkinan munculnya kasus hukum terkait dana Covid-19.

“Saya yakin kita bisa bekerja lebih baik, menangani semua masalah dan tantangan lebih cepat, dan bangkit melangkah maju mengawal agenda-agenda besar penting untuk bangsa menuju ke sebuah Indonesia maju,” kata Jokowi memungkasi. (red)