Gubernur Khofifah Sebut KTS Benteng Pemkot Probolinggo Terbaik Se Jawa Timur

2266

Probolinggo (wartabromo.com) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi Kampung Tangguh Semeru (KTS) Benteng di Kelurahan/Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Bahkan ia menyebutnya sebagai yang terbaik di Jawa Timur.

Hal itu dilontarkan oleh Gubernur Khofifah saat berkunjung ke KTS Benteng di RT 2 RW 5 pada Rabu, 17 Juni 2020. “Dari kampung tangguh  di kota kabupaten yang sudah saya kunjungi, Kampung Tangguh Benteng adalah yang terbaik di Jawa Timur,” ujarnya.

Apresiasi gubernur itu, berdasarkan keberadaan KTS Benteng cukup lengkap dan memadai sebagai upaya meminimalisir penyebaran Covid-19. Ia menilai inovasi yang dilakukan masyarakat secara mandiri itu, kaya sekali. Berisi layanan informasi Covid-19, produk unggulan kuliner, lumbung bantuan dari warga sekitar dan dapur umum yang dikelola dengan mengandalkan potensi lokal.

“Selain menyiapkan upaya mendisiplinkan masyarakat pada saat mengalami pandemi Covid-19, tapi juga sudah disiapkan untuk UKM-nya, layanan ekonominya berseiring dengan inovasi yang menyertakan seluruh energi positif yang ada di daerah sekitar sini,” kata Khofifah.

Dalam kunjungan itu, Khofifah disambut pedang pora ala relawan Covid-19 beratribut APD dan alat penyemprot disinfektan. Bersama Irdam V Brawijaya Brigjen TNI Arie Subekti, Wali Kota dan Wakil Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin – HM. Soufis Subri, Dandim 0820 Probolinggo Letkol inf. Imam Wibowo dan Kapolres Probolinggo Kota AKBP. Ambariyadi Wijaya kemudian keliling KTS Benteng.

Tak hanya sebatas pujian, ia juga menyumbangkan dana Rp10 juta, untuk membantu lumbung bantuan KTS Benteng. “Pak RT, saya punya uang 10 juta saya sumbangkan ke Kampung Tangguh Benteng,” tandas Ketua Umum Muslimat NU itu.

Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin menyebut keberhasilan pencegahan Covid-19 di wilayahnya adalah hasil kerja keras bersama antara pemerintah dan masyarakat. “Ini hasil kerja kita semua. Karena tidak mungkin terjadi jika pemerintah berjalan sendiri tanpa dukungan masyarakat,” sebutnya.

Wali Kota Probolinggo meminta masyarakat tidak lalai dan tetap menjaga diri dari paparan Virus Corona. “Tentunya walaupun sudah ada keberhasilan di penanganan Covid-19, saya berharap mawas diri jaga diri tetap harus kita kedepankan. Karena kita tidak ingin dengan sembuhnya semua pasien Covid-19, tapi kita lalai kita terjangkit sehingga merugikan kita semua,” tandasnya.

Dalam kunjungan kerja itu, gubernur juga memberikan paket bantuan sembako dan sanitizer. Selanjutnya bersama rombongan mengunjungi Kampung Tangguh Semeru Covid-19, di Perum Asabri, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran. Kota Probolinggo memiliki 30 Kampung Tangguh Semeru Covid-19 yang tersebar di 29 Kelurahan dari 5 kecamatan yang ada. (saw/**)