Listrik Disabotase Oknum Tentara, Warga Luruk Balai Desa

8888
SABOTASE: Warga menunjukkan lokasi gardu listrik yang skringnya sempat dismbil oknum tentara. Foto: istimewa.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Suasana menegangkan sempat terjadi di Desa Semedusari, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (20/06/2020) malam.

Hal itu terjadi menyusul dugaan aksi sabotase listrik oleh tiga oknum tentara yang mengalir ke desa setempat. Tak terima, warga beramai-ramai mendatangi balai desa.

Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto membeberkan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 19.00. Ketika itu, listrik di desa setempat tiba-tiba padam.

Beberapa warga pun langsung mengecek gardu listrik yang terletak di Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Setibanya di lokasi, warga mendapati 3 oknum TNI AL membawa sekring listrik.

Ketiga oknum TNI berinisial A, S, dan J, tersebut langsung dibawa warga ke Balai Desa Semedusari. Di balai desa, sudah ada sekitar 750 warga berkumpul. Kepada ketiga oknum tersebut, warga meminta pertanggungjawaban.

Kemudian sekitar pukul 20.00 sebagian massa bergeser mendatangi rumah N (50) dan melakukan perusakan. Warga menduga bahwa N adalah otak pelaku pengambilan sekring listrik.

“Bahwa terkait pemadaman listrik ini, sudah 7 kali dilakukan, sehingga warga marah,” kata Endy secara tertulis melalui WhatsApp, Minggu (21/06/2020).

Sejumlah pihak pun terlibat dalam menangani peristiwa ini di balai desa. Camat Lekok, Kades Semedusari, Kapolsek Lekok, tokoh masyarakat, serta perwira TNI AL Mayor Dedi turut dalam menenangkan amuk warga.

Amuk warga mulai reda ketika masing-masing pihak menjanjikan bahwa perbuatan oknum 3 TNI AL ini akan diproses secara hukum dan mengungkap otak kejadian ini.

Akhirnya pukul 22.55 ketiga oknum TNI AL itu pun bisa dievakuasi keluar balai desa. “Oknum sudah diserahkan ke TNI AL,” imbuh Endy.

Terkait peristiwa ini, WartaBromo.com masih berusaha meminta konfirmasi kepada pihak TNI AL. (tof/asd)