Banner “Kampanye Gus Awiek” Diungkap Ada 50, Tersebar di 2 Jalan Ini

1211

Pasuruan (WartaBromo.com) – Banner bertuliskan GASS (Gus Awiek Sholeh Sahal) beredar di jalanan wilayah Kota Pasuruan. Terungkap ada 50 banner terpasang di 2 jalan protokol kota.

Sebaran banner mirip alat peraga kampanye (APK) tersebut diungkap Kabid Trantib Pol PP Kota Pasuruan, Fadholi kepada WartaBromo, Sabtu (27/6/2020).

Diungkapkan, setelah dua hari melakukan penelusuran, pihaknya kemudian mendapat kepastian, bahwa banner di antaranya terlihat menempel di pohon jalan raya Panglima Sudirman telah memiliki izin.

Banner Gus Awiek yang terpasang di Jl Pangsud Kota Pasuruan. Banner ini diyakini berizin karena didapati stempel pelunasan retribusi.

“Menurut (dinas) perizinan, izin di Jl. Pangsud dan Dr. Wahidin sejumlah 50 sudah dibuatkan pengantar ke Bapengda,” kata Fadholi terkait sebaran banner.

Hanya saja, berkenaan dengan jumlah itu didapatkan dari komunikasi langsung dengan pihak perizinan. Soal pelunasan retribusi, ia tak bisa memberikan keterangan secara jelas.

Pastinya, banner, baliho, atau alat sosialisasi lain bisa disebut memiliki izin dan telah melunasi beban retribusi, jika pada materialnya terdapat stempel bertuliskan lunas.

“Belum tahu (sudah) bayar apa belum. Tapi kalau sudah ada stempelnya berarti sudah bayar,” terang Fadholi.

Hal yang sedikit menyulitkan mengenai banner GASS, kata Fadholi adalah, pihaknya sampai saat ini belum mendapat lembar pemberitahuan resmi dari dinas terkait. Pihaknya juga masih belum akan melakukan tindakan, selain masih mencari banner serupa yang dimungkinkan tak berizin.

Mencoba mencermati, salah satu banner Gus Awiek di Jalan Panglima Sudirman terlihat sudah distempel sehingga dinilai terdapat izin. “Iya. Stempelnya di krah baju, ada masa berlakunya,” ungkap Fadholi.

Diberitakan, Banner mirip alat peraga kampanye Gus Awiek
beredar di jalanan wilayah Kota Pasuruan.

Banner GASS dengan background warna hijau tersebut tertulis pesan terbilang sederhana, yakni “Pasuruan Kembali”.

Dua kata itu disusun menggunakan font latin pada kata Pasuruan disusul kata Kembali dengan huruf kapital. Uniknya, kata KEMBALI dicetak dengan huruf terbalik.

Belum didapatkan keterangan maksud banner yang juga bertuliskan “santri millenial” itu disebar. Sehingga, makna “Pasuruan Kembali” yang dituliskan juga tak diketahui. (ono/ono)