Bentrok 2 Kelompok di Nguling, 1 Korban Dikabarkan Tewas

1560
Salah satu korban bentrokan dua kelompok warga Desa Kedawang, Kecamatan Nguling, saat hendak dirujuk ke rumah sakit.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dua kelompok warga Desa Kedawang, Kecamatan Nguling bentrok. Dikabarkan, satu dari empat korban luka akibat senjata tajam tewas saat menjalani perawatan.

Sumber kepolisian mengungkapkan, korban tewas tersebut bernama Paedi, yang diketahui sebelumnya sempat dirawat di Puskesmas, sampai akhirnya dibawa ke RSUD Bangil.

Sejumlah luka akibat sabetan benda tajam diterima Paedi mulai wajah, tangan, hingga dada. Diperkirakan, pria berusia 32 tahun tersebut tak tertolong karena kehabisan darah dari parahnya luka yang diderita.

Meski demikian, Kasubbag Humas Polres Pasuruan AKP Endy Purwanto belum bisa memberikan kepastian tewasnya satu dari empat korban yang sebelumnya dilaporkan terluka gara-gara bentrokan.

“Coba saya hubungi lagi ke Kapolsek,” kata Endy, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Dua Kelompok Warga Bentrok, Empat Alami Luka Bacok

Diberitakan, dipicu dendam, dua kelompok warga di Desa Kedawang, Kecamatan Nguling terlibat bentrok.

Empat warga dilaporkan terluka dan polisi hingga kini masih melakukan pendalaman kasus pertikaian berdarah pada Selasa kemarin itu.

“Masih kami selidiki. Tapi, informasinya karena dendam lama gara-gara senggolan becak motor,” kata Kapolsek Nguling Iptu Zudianto.

Bentrokan melibatkan kelompok Yunus dan Paedi. Dari empat korban luka-luka, waktu itu tiga di antaranya dilarikan ke Puskesmas Nguling. Yakni Paedi, Sahudi dan Asmad. Sedangkan satu orang lainnya dilarikan ke RSUD Tongas. (tof/ono)