Pendakian Semeru Belum Dibuka

1947
Tampak pemandangan Gunung Semeru saat pukul 06.00 WIB. (Foto : Maya Rahma)

Lumajang (WartaBromo.com) – Kawasan wisata Bromo Tengger Semeru akan segera dibuka pada Agustus nanti. Namun demikian, pendakian Gunung Semeru masih belum ada kepastian.

Informasi belum akan dibukanya pendakian tersebut didasarkan rapat koordinasi 4 bupati yakni Bupati Probolinggo, Pasuruan, Malang, dan Lumajang bersama Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS).

Hasil koordinasi didapatkan keputusan untuk membuka wisata alam di kawasan BBTNBTS, dengan maksud di antaranya memutar kembali perkonomian kawasan wisata.

Hanya saja, kesempatan pertemuan virtual empat pimpinan daerah bersama TNBTS tersebut sebatas pada keperluan pariwisata, sedangkan pendakian ke Semeru belum dapat ditentukan.

“Prinsipnya semua sepakat dibuka kecuali pendakian ke Semeru, dengan catatan mematuhi protokol pencegahan Covid, semua harus mengikuti semua mekanisme, aturan dan cara-caranya,” kata Bupati Lumajang, Thoriqul Haq dalam keterangan resminya.

Kawasan wisata yang dimaksud yakni area Pananjakan, Bukit Cinta, Bukit Kadaluh, Savana Tetubbies dan Mentigen. Kepala BB TNBTS, John Kenedie menambahkan, pembukaan kawasan wisata ini harus dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat. Seperti menjaga jarak antar pengunjung, tempat cuci tangan tersedia, memakai masker dan lain sebagainya.

Itulah mengapa, kawasan wisata di TNBTS hanya membatasi 20% pengunjung saja dari total kapasitas tempat wisata. Namun sampai saat ini, BB TNBTS hanya mempersiapkan wisata di kawasan Bromo. Sementara untuk pendakian Semeru masih belum bisa dipastikan.

“Jumlah itu (kuota pengunjung) di luar pendakian ke Gunung Semeru. Pendakian belum kita bicarakan,” tandasnya. (may/ono)