TNBTS dan Pemkab Probolinggo Tegaskan Kasada Tertutup Bagi Wisatawan

1846

Probolinggo (wartabromo.com) – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo menegaskan Yadnya Kasada hanya khusus bagi warta Tengger. Tidak untuk kunjungan wisatawan.

“Perayaan Yadnya Kasada tahun ini, dilaksanakan khusus masyarakat Tengger. Dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan pengendalian Covid-19 dan tidak dibuka untuk wisatawan,” kata Kepala Balai Besar TNBTS, John Kenedie dalam rilis yang diterima wartabromo.com, kemarin.

Hal itu juga ditegaskan oleh Kadiskominfo Kabupaten Probolinggo, Yulius Christian. Ia mengatakan keputusan ritual Yadnya Kasada tanpa wisatawan merupakan hasil rakor yang melibatkan semua elemen. Seperti tokoh agama, tokoh adat dan masyarakat, BB TNBTS, pemerintah daerah, serta TNI-POLRI dari 4 wilayah.

Di setiap jalur menuju Gunung Bromo akan dijaga oleh petugas cek poin.
“Selain warga lokal tidak bisa naik. Akan ada pemeriksaan identitas, mereka yang bukan warga lokal dan tidak punya kepentingan, dipersilakan turun. Jadi kami tegaskan sekali lagi, bahwa Yadnya Kasada tahun ini tertutup bagi wisatawan,” ujarnya.

Khusus bagi wartawan atau jurnalis yang akan melakukan peliputan, Diskominfo akan menyediakan identitas khusus. “Nanti rekan-rekan yang tertarik liputan ke Bromo, kita buatkan ID card selain ID card medianya, agar bisa masuk. Karena adanya titik-titik portal mulai Sukapura hingga Cemoro Lawang,” kata mantan Camat Sukapura itu.

Ritual Yadnya Kasada yang akan dilangsungkan pada 6-7 Juli. Ritual tahunan itu, merupakan rasa syukur warga Suku Tengger kepada sang pencipta dan leluhurnya. (saw/ono)