Habiskan Rp 3, 5 M, Berikut Peruntukan Anggaran Covid-19 Polres Pasuruan

840
TEGAS: Kapolres Pasuruan AKBP. Rofiq R. Himawan saat menyampaikan paparannya di hadapan Pansus Covid-19 DPRD setempat, Senin (6/07/2020).

 

Pasuruan (WartaBromo.com)- Detail peruntukan anggaran Covid-19 sebesar Rp 3, 5 miliar yang diberikan ke Polres Pasuruan akhirnya terjawab.

Kapolres Pasuruan AKBP. Rofiq R. Himawan yang hadir langsung dalam hearing antara Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Pasuruan menyampaikan secara detil penggunaan anggaran miliaran rupiah itu.

“Ini perlu kami sampaikan karena merupakan bagian dari transparansi atas anggaran yang diberikan ke Polres,” kata Kapolres mengawali paparannya di gedung dewan, Senin (6/07/2020).

Berdasar slide materi yang disampaikan Kapolres, setidaknya ada 20 item kegiatan yang dibiayai dari anggaran tersebut. Diantaranya, pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 1000 pcs.

Untuk keperluan itu, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 250 juta. “APD ini kami berikan kepada petugas kami yang di lapangan. Satu orang satu,” kata Kapolres.

Selain itu, ada juga masker N95 senilai Rp 31.250.000 (250 pcs), rapid tes senilai Rp 210 juta (500 pcs), masker bedah sebanyak 700 boks senilai Rp 280 juta.

Berikutnya, 4.410 pcs masker kain senilai Rp 39.690.000; 353 boks hand sanitizer senilai Rp 70.600.000; sarung tangan karet 2.500 pcs senilai Rp 58.750.000.

Kemudian, helm pelindung wajah Rp 294 juta (1000 pcs), 400 sepatu boot senilai Rp 58 juta, 150 thermometer gun senilai Rp 204 juta, serta 10 ribu liter disinfektan senilai Rp 700 juta.

Selain itu, seperangkat obat-obatan juga dibeli oleh Polres. Diantaranya Neurobion injeksi senilai Rp 11.440.000 (880 pcs); Neurobion tablet 7024 untuk 878 orang senilai Rp 228.280.000.

Lalu, Xon C tablet sebanyak 70 ribu tablet seharga Rp 49 juta; 100 boks Sanmol tablet senilai Rp 5 juta; 40 boks Ventolin tablet seharga Rp 4.080.000; 40 boks Amboxol tablet Rp 1.720.000; 20 boks Domperidon tablet senilai Rp 1.130.000; dan 40 boks Neuropiron tablet senilai Rp 4.840.000. Terakhir, untuk dapur umum senilai Rp 998.220.000 (99.822 orang).

Kapolres mengatakan, seluruh anggaran yang diberikan sudah habis dibelanjakan. “Untuk anggaran sudah habis. Ada, tapi berupa barang yang bisa didistribusikan sampai beberapa bulan ke depan,” jelas Kapolres. (tof/asd)