Mau Naik Kereta Api, Simak Prosedur Berikut!

2109

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Moda transportasi umum kembali beroperasi menyusul berlakunya kenormalan baru. Salah satunya, kereta api (KA).

Meski begitu, masyarakat yang ingin menggunakan angkutan ‘ular besi’ ini harus memperhatikan sejumlah protokol yang diterapkan pihak PT KA guna mencegah penularan Covid-19.

Kepala Stasiun Bangil Hadi mengatakan, sejauh ini masyarakat yang melakukan perjapanan KA cenderung landai. Bahkan, lebih sedikit dibanding sebelum masa pandemi.

“Setiap hari sekitar 300-400 penumpang setiap hari yang naik melalui stasiun Bangil,” kata Hadi kepada WartaBromo.com, Jumat (28/08/2020).

Kondisi itu berbeda dengan sebelumnya Covid-19 mewabah. Menurut Hadi, saat itu, penumpang rata-rata mencapai 700-800 orang setiap harinya.

“Ada penurunan 50 % jumlah penumpang dibandingkan sebelum pandemi,” ungkap Hadi yang baru 2 bulan menjadi kepala stasiun Bangil ini.

Baca Juga :   637 Ribu Guru Madrasah Non PNS Akan Dapat Bantuan Subsidi Upah

Selain masih dalam masa pandemi, menurunnya penumpang ini ditengarai karena kondisi ekonomi masyarakat yang belum benar-benar pulih.

“Mobilitas pekerjaan juga masih rendah, mahasiswa atau pelajar yang menempuh studi di luar kota juga kan belum berjalan secara normal,” jelas Hadi.

Meskipun begitu, hampir semua rute perjalanan kereta yang melalui Stasiun Bangil sudah dibuka. Hanya beberapa saja yang belum dibuka seperti KA Jember-Cirebon.

“Kalau mau naik kereta, beli tiketnya di aplikasi KAI Access, karena menghindari kerumunan penumpang di loket, kedua juga bagian dari penerapan protokol kesehatan,” kata Hadi.

Nah, bagi penumpang jalur pendek, dijelaskan Hadi, harus menyertakan surat sehat dari puskesmas, dokter atau rumah sakit. Di lokasi, nanti juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh.

Baca Juga :   Flu Babi Baru Ditemukan di China Berpotensi Jadi Pandemi

Sementara untuk KA jarak jauh, harus menyertakan hasil test PCR atau rapid test. Pihak stasiun juga memberikan Face Shield gratis bagi para penumpang yang akan bepergian menggunakan KA jarak jauh. (trm/asd)