Calon Ibu Wajib Tahu Jenis Kontraksi Ini

1094

Pasuruan (Wartabromo.com) – Menjelang persalinan, biasanya ibu hamil akan mulai merasakan kontraksi. Tak jarang, ibu akan bingung dengan apa yang sedang dirasakan.

Mengutip kumparan, kontraksi biasanya muncul sebagai pertanda jabang bayi akan lahir. Saat itu, ibu akan merasakan sakit perut melilit hingga pinggang berulang setiap 5-8 menit. Kondisi tersebut terkadang membuat bingung, apakah benar kontraksi atau hanya kram perut.

Biar gak bingung lagi, yuk simak jenis kontraksi berikut ini!

1.Braxton hicks

Braxton hicks dikenal dengan kontraksi palsu. Pasalnya, gejalanya mirip dengan kontraksi persalinan namun dengan kondisinya berbeda.

Braxton hicks memiliki ciri antara lain durasi kontraksi yang tidak teratur. Selain itu, ibu hamil cenderung merasakan sensasi tidak nyaman, bukan menyakitkan. Kontraksinya berada di area pangkal paha atau di depan tubuh ibu hamil. Biasanya, kontraksi ini dapat diatasi dengan berjalan atau berbaring.

2.Kontraksi persalinan prodromal

Sebutan lain kontraksi prodromal yakni kontraksi awal. Nah, kontraksi ini terjadi beberapa minggu sampai beberapa jam menjelang lahiran.

Kontraksi prodromal sering terasa lebih kuat dari biasanya. Munculnya pun teratur, durasinya pun lebih lama dari braxton hicks. Kontraksi ini dapat membantu bayi berpindah ke posisi yang benar lho. Meski begitu, kontraksi ini bukan pertanda akan melahirkan ya.

3.Kontraksi persalinan prematur

Kontraksi ini biasanya terjadi lantaran kondisi kehamilan yang tidak normal. Bisa akibat penyakit, kelainan bentuk rahim bahkan stres.

Ibu yang mengalami kontraksi persalinan prematur biasanya akan merasakan sakit punggung, dan sulit bernapas ketika kontraksinya muncul. Tak hanya itu, di bagian panggul juga timbul tekanan, rasa sakit yang menjalar dari belakang sampai depan. Kram yang dirasakan juga cukup kuat. Jika sudah begitu, segera hubungi bidan, dokter atau datang ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Sekadar diketahui, persalinan prematur merupakan kondisi dimana ibu hamil merasakan kontraksi kelahiran saat usia kandungan di bawah 37 minggu. Ketika itu, kondisi serviks melebar 0-6 centimeter.

4.Kontraksi persalinan aktif (active labor)

Jika sebelumnya kontraksi persalinan prematur, yang satu ini kontraksi persalinan aktif ketika kandungan usianya di atas 37 minggu. Kontraksi ini merupakan tanda bahwa si jabang bayi akan lahir.

Gejalanya, kontrasksi terjadi setiap 5 menit sekali atau lebih, durasinya 60 detik atau lebih, rahim mulai tidak rileks, dan terada seolah-olah akan buang air besar lantaran ada dorongan dari si jabang bayi yang akan keluar. Calon ibu juga akan merasakan sakit dan tekanan di area punggung. Itu terjadi ketika kepala bayi bergerak menuju jalan lahir.

Nah, untuk mengetahui jenis kontraksi apa yang sedang dialami, ada baiknya mencatat berapa kali kontraksi terjadi beserta durasinya. Lakukan pencatatann selama kurun waktu 1 jam. Terlepas dari durasi, jika terjadi hal seperti pecah ketuban, segera bawa ke rumah sakit terdekat ya? (bel/may)