Pemkab Probolinggo Wajibkan Peserta SKB Membawa Hasil Rapid Test

1195
Peserta saat tes SKD. (foto sebelum pandemi)

Kraksaan (wartabromo.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo mewajibkan peserta Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) membawa hasil rapid tes non reaktif. Langkah itu sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona.

“Harus membawa hasil rapid test yang masih berlaku. Jika ada peserta yang reaktif dan hasil swab belum keluar, kami mohon tidak hadir,” kata Kepala Diskominfo setempat, Yulius Christian pada Kamis, 24 September 2020.

Peserta yang tak bisa hadir, wajib melapor ke help desk paling lambat Jumat, 25 September 2020. Baik menggunakan WA ataupun email. Pihak keluarga juga dapat membantu melaporkan dengan disertai hasil rapid dan swab-nya.

“Agar dapat dilaporkan ke BKN dan dijadwalkan ulang. Silakan disebar-luaskan jika ada keluarga dan teman yang ikut tes SKB,” ujar mantan Camat Sukapura tersebut.

Selain membawa surat rapid test non reaktif, peserta juga diwajibkan membawa masker, face shield, sarung tangan patek. Juga KTP, kartu peserta dan alat tulis sendiri.

Pemkab Probolinggo memastikan pelaksanaan SKB menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Mulai wajib menggunakan masker, penyediaan tempat cuci tangan, penggunaan handsanitizer dan pengecekan suhu. Bahkan ruangannya pun, selesai terpakai akan disemprot dengan desinfektan.
Protokol kesehatan ketat juga diberlakukan kepada panitia.

“Panitia juga akan di-rapid test pada Jumat besok. Jadi tidak hanya diberlakukan pada peserta, panitia juga wajib rapid test. Skrining awal kesehatan,” lanjutnya.

Ujian di bawah tanggung jawab Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Kantor Regional 2 di Surabaya itu, akan digelar selama 5 hari, mulai Senin, 28 September hingga 2 Oktober. Meliputi SKB CPNS Kabupaten Probolinggo, Situbondo dan Bondowoso. Rencananya akan digelar di Ruang Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kraksaan.

Untuk Kabupaten Probolinggo ada 810 orang, namun 7 di antaranya mengikuti tes di luar. Mereka dinyatakan lolos SKD dari 5.434 orang yang hadir pada awal Februari lalu. Ratusan peserta SKB itu, akan memperebutkan kuota 399 orang CPNS yang diberikan pada Pemkab Probolinggo.

Untuk Kabupaten Situbondo ada 275 orang ikut tes. Sedangkan Kabupaten Bondowoso sebanyak 660 peserta yang berkompetisi. “Untuk formasi Kabupaten Probolinggo dilaksanakan pada hari Senin dan Selasa. Rabu sampai Jumat, dari formasi Situbondo dan Bondowoso. Per hari ada 3 sesi,” tandas Yulius. (saw/ono)