Hadir di Haul KH Hamid, Gus Baha Cocok-Cocokan dengan Gus Ipul

1947
BERDEKATAN: Gus Ipul berbincang santai dengan Gus Baha saat menghadiri Haul KH Hamid Pasuruan Senin (26/10) kemarin.

Pasuruan (Wartabromo.com) – Pasangan calon Saifullah Yusuf-Adi Wibowo terlihat kompak menghadiri Haul akbar KH Abdul Hamid Pasuruan.
Keduanya diterima langsung sohibul hajjah, KH Idris Hamid di ndalem Kompleks Pesantren Salafiyah. Gus Ipul dan Mas Adi lantas dipersilakan duduk bersama para ulama, kiai dan habaib lainnya.

Saat bersilaturahmi dengan pada ulama dan kiai, Gus Ipul lantas disilakan duduk di kursi VVIP di samping panggung bersama KH Idris Hamid dan Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattaliti yang juga hadir di acara haul.

DIHORMATI: Kehadiran Gus Ipul ke haul KH Hamid mendapat kehormatan dengan diterima di ndalem bersama para kiai, habaib dan alim ulama.

Dalam haul kali ini juga tampak hadir sebagai penceramah, KH Ahmad Baha’uddin Nursalim (Gus Baha). Haul juga diisi sambutan dari Wakil Presiden KH Maruf Amin dan ceramah, KH Mustofa Bisri atau Gus Mus secara virtual.

Di hadapan ribuan jemaah yang memadati area haul, Gus Baha sempat menyatakan sosok Gus Ipul. “Hadir di sini Gus Ipul. Pun Cocok-cocokan kalih kulo. Gus Ipul Niki Mbah-mbahe wali, tapi Gus Ipul Niki mboten pengen dadi wali, cirose dadi wali kota wae,” kata Gus Baha dalam pengakuannya.

Menurut Gus Baha, ada kesamaan antara Wali dalam bidang agama dan wali kota. “Baik itu wali betulan maupun wali kota itu ciri utamanya Amror Roiyah. Sama-sama ngurusi rakyat,” ujarnya.

Karenanya dalam kesempatan ini, Gus Baha mendoakan agar Gus Ipul benar-benar bisa menjadi wali kota.
Hal yang sama diungkapkan Ketua DPD La Nyalla Mattaliti. “Hadir di sini sahabat saya Gus Ipul yang kini sedang mencalonkan. Saya doakan semoga Gus Ipul bisa menjadi wali kota,” kata La Nyalla Mattaliti.

Usai acara haul KH Hamid kemarin, Gus Ipul mengaku bersyukur kepada Allah, karena sampai haul tahun ini, dia mampu istikamah untuk bisa hadir dan berdoa. “Alhamdulillah bisa istikamah. Selalu hadir di haul Mbah KH Hamid,” cetus Gus Ipul. (day/*)