Sering Maksa, Penjual Stiker di Pertigaan Purwosari Dikeluhkan

36277
Pertigaan Purwosari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur / ft. PTC Dishub Kab. Pasuruan

Purwosari (wartabromo.com) – Aksi para penjual stiker di pertigaan Purwosari Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan mulai dikeluhkan. Pasalnya, mereka acapkali dianggap memaksa para pengguna jalan yang melintas di pertigaan arah Surabaya Malang maupun sebaliknya.

Informasi yang dihimpun wartabromo.com, keluhan terbanyak disampaikan oleh warganet di salah satu grup media sosial Purwosari Hebat, Rabu (28/10/2020).

Salah satu akun Kolang Kaleng memosting cerita pribadinya yang sempat dipaksa untuk membeli stiker ketika melintas di pertigaan Purwosari tersebut.

Saya Kmarin sempat mau dipaksa untuk beli padahal uang saya tinggal sgitu doang…maaf ya buat admin biar purwosari lebih aman lagi, ” tulisanya.

Sontak, ratusan netizen pun langsung membalasnya dengan komentar yang sebagian besar mengalami nasib serupa saat melintas di wilayah tersebut.

Iya min, saya dari bangil seringkan ke area Purwosari yang jual itu maksa dikasi 2000 gak mau suruh nambah sedangkan kita ya buat apa stiker itu, bilang seikhlasnya tapi dikasi 2000 3000 gak mau akhirnya tak kasih 5000 diem wes….” tulis akun Aiko Saputri.

Tak hanya Akun Aiko Saputri, Akun bernama Yopie Andreawan juga menyetujui apa yang disampaikan oleh Aiko.

Yang paling parah kalau ke plat L..kesannya terlalu maksa, kadang sempai disuruh minggir…dulu ke singosari biasanya…sekarang pindah ke purwosari…gara2 segelintir orang ngrusak citra malang, ” tulisanya.

Nduk grup iki ganok sing dadi polisi ta..lek ono ndang ditindak sing dodolan stiker iku ngisini wong purwosari ae, ” komentar Arifin Bagus.

Berdasarkan pantauan wartabromo.com di lokasi, sejak beberapa minggu terakhir para penjual stiker ini kerap menawarkan barang dagangannya ke para pengguna jalan yang melintas di pertigaan Purwosari terutama dari arah Surabaya. (yog/yog)