Sebelum Ditemukan Tewas, Korban Sempat Ikut Jamaah Subuh

4386
Petugas mengevakuasi jasad Eko Tato yang ditemukan tewas di Nguling, Kamis (29/10/2020) pagi. Foto: tangkapan layar video.

 

Nguling (WartaBromo.com) – Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kematian seorang pria dengan kondisi leher tersayat di Desa/Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Kamis (29/10/2020) pagi.

Namun begitu, dari hasil pemeriksaan saksi dan juga olah TKP (tempat kejadian perkara), dugaan sementara korban tewas akibat bunuh diri.

“Dugaan sementara bunuh diri. Tapi untuk kepastiannya kami masih menunggu hasil otopsi di rumah sakit,” kata Kapolsek Nguling, Iptu Zudianto.

Baca: Pria Bertato Ditemukan Tewas dengan Leher Tersayat

Kapolsek melanjutkan, sebelum ditemukan tewas, pria dengan tubuh penuh tato itu sempat ikut jamaah subuh di masjid setempat.

“Kemudian ditinggal istrinya tidur. Lalu istrinya bangun tahu-tahu suaminya sudah meninggal. Dugaan sementara bunuh diri,” kata Zudianto.

Baca: Begini Kronologi Pria Bertato yang Ditemukan Tewas dengan Leher Tersayat

Namun demikian, lanjut Zudianto, kasus ini masih berjalan dan dalam proses penyelidikan dan pendalaman.

Polisi juga mengamankan sebilah pisau dapur. “Hasil proses lidik sementara masih didalami, dikembangkan,” imbuh Zudianto.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Eko ditemukan tewas dengan leher tersayat pada, Kamis (29/10/2020) selepas subuh.

Mohammad Imron, mengatakan, sebelumnya, ia sempat mendengar suara tangis dari dari sebelah rumahnya yang tak lain kediaman korban.

Istri Imron pun langsung ke rumah korban dan mendapati istrinya menangis. Ketika ditanya, istri korban minta tolong karena suaminya muntah darah. “Tapi saat dilihat istri saya, kok ininya (lehernya) bolong,” kata Mohammad Imron.

Guna kepentingan penyelidikan dan memastikan penyebab korban meninggal, jenazah Eko dievakuasi ke RSUD Dr. R. Soedarsono untuk dilakukan otopsi. (tof/asd)