Diduga Tercemar, Air Sungai di Bangil Ini Menghitam dan Berbau

1154
Aliran anak sungai Kali Wrati di Kalianyar, Kecamatan Bangil yang kehitam-hitaman karena diduga tercemar limbah, Rabu (4/11/2020). Foto: Miftahul Ulum.

 

Bangil (WartaBromo.com) – Sejumlah warga di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, Kabupaten mengeluhkan air sungai yang mengalir di wilayah setempat.

Pasalnya, selain berwarna kehitam-hitaman, air sungai yang membelah kelurahan setempat acapkali menimbulkan aroma tak sedap.

Keluhan itu salah satunya dilontarkan Nirwana, ketua RW 2 kelurahan setempat. Ia mengungkapkan, ketika hujan turun, air sungai acapkali berubah menghitam.

Fenomena itu diduga akibat kontaminasi limbah perusahaan. Pasalnya, hulu sungai yang merupakan anak Kali Wrati itu berada di kawasan Beji yang memang banyak berdiri perusahaan.

“Kemungkinan kena limbah pabrik dari hulu yang ada di wilayah Kecamatan Beji, kalau tidak tercemar limbah pabrik, apalagi?,” ungkapnya kepada Wartabromo (4/11/2020).

Ia menduga, beberapa perusahaan sengaja memanfaatkan hujan untuk membuang limbahnya ke sungai. Sebab, perubahan warna itu justru kerap terjadi saat hujan tiba.

“Sebelum hujan biasanya airnya kecokelatan. Pas hujan biasanya jadi kehitam-hitaman dan berbau,” terangnya. Atas peristiwa ini, warga pun mengaku resah.

“Kan tidak enak, selain warnanya hitam pekat, baunya juga menyengat,” ujarnya. Saat ini, ia dan warga yang lain berusaha melakukan penelusuran untuk mengetahui perusahaan yang membuang limbah tersebut. (oel/asd)