Apresiasi Kinerja Nakes, Bupati Probolinggo Gelorakan Prokes

1552

Kraksaan (wartabromo.com) – Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari mengapresiasi kinerja tenaga kesehatan (nakes) dalam menyehatkan masyarakat. Ia pun menggelorakan protokol kesehatan dalam Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56.


Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo memperingati HKN dengan cara unik pada Sabtu, 14 November 2020. Yakni bersepeda dengan garis start di 2 tempat. Bupati Probolinggo P Tantriana Sari dengan start dari pantai Bentar Gending, sedangkan dari arah timur dipimpin oleh Ketua FKPS (Forum Kabupaten Probolinggo Sehat) dr. Mirah Samiyah.


Goweser dilepas secara bersamaan tepat pukul 06.00 WIB. Kedua grup menuju titik finish yang sama, yaitu Alun – alun Kota Kraksaan. Di titik temu, peserta bersenam pagi sambil berjemur di bawah sinar matahari. Upaya meningkatkan imun tubuh.


“Pandemi Covid-19 benar-benar memberi tantangan besar bagi kita semua. Tenaga Kesehatan (Nakes) tidak akan mampu berdiri dan menyelesaikan sendiri, kehadiran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain juga dibutuhkan dalam mensuport nakes dalam perjuangan pandemi ini,” kata Bupati Probolinggo saat memberikan sambutan.


Selain internal OPD Pemkab Probolinggo, dukungan atau back-up dari instansi eksternal sangat luar biasa. Baik TNI dan Polri, maupun pihak swasta dan masyarakat. Saling gandeng renteng mengikhtiarkan masyarakat tetap sehat.

Bupati Tantri menyapa warga saat gowes bareng.


“Saya ingin menyampaikan, bahwa kebersamaan dan kesolidan harus kita eratkan agar kita mampu mengatasi pandemi ini dengan baik. Sesuai dengan tema HKN kali ini ‘Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat’,” ujar wanita murah senyum tersebut.


Ia pun mengajak semua elemen untuk terus mengkampanyekan protokol kesehatan (Prokes). Semisal pakai masker, jaga jarak, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. Supaya pandemi corona segera berakhir.


“Kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan merupakan salah satu kunci dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona,” sebut Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo itu.


Ia juga mengingatkan, bahwa permasalahan Kabupaten Probolinggo tidak hanya pada Covid-19. Melainkan masih ada pekerjaan rumah (PR) besar lainnya. Sepeti stunting, TBC, dan HIV/Aids. “PR besar yang juga harus mendapatkan perhatian ekstra. Perilaku hidup masyarakat belum seluruhnya mencerminkan gaya hidup sehat,” ungkapnya.


Dengan momentum HKN, Bupati Probolinggo mengajak nakes untuk mewujudkan masyarakat sehat walafiat, lahir dan batin. Nakes yang menjadi ujung tombak di tengah masyarakat, memperkuat kapasitas diri. Menjadi tameng pertama dalam memberikan pemahaman kesehatan kepada masyarakat.


“InsyaAllah ini menjadi ladang jariyah bagi kita semuanya untuk mewujudkan masyarakat sehat, sehingga masyarakat bisa tetap beribadah dengan tertib. PR besar kita secara bertahap dapat terselesaikan. Sekali lagi selamat HKN,” tandas Bupati Probolinggo 2 periode itu. (saw/**)