Saat Bonek Probolinggo Lestarikan Lingkungan, Ikhtiar Hapus Citra Negatif

652

Probolinggo (wartabromo.com) – Bonek Mania Probolinggo gelar aksi sosial melestarikan lingkungan. Selain ajak bangkit dari keterpurukan akibat pandemi, komunitas ini ingin mengubah citra negatif yang selama ini disematkan.

Seperti pada Minggu (15/11/2020) ini yang bergerak melakukan penanaman bibit mangrove di kawasan pantai Permata Pilang. Ribuan bibit ditanam di pantai pesisir utara Kota Probolinggo itu. “Ini sebenarnya rangkaian dari aksi sosial Bonek Mania,” terang Koordinator Bonek Mania Probolinggo Raya, Cak Mangun.

Gelaran bakti sosial dilakukan sejak Jumat pekan lalu. Dimulai dengan Jumat barokah, yakni membagikan masker dan nasi bungkus untuk masyarakat.

Aksi sosial yang baru pertama kali digelar Bonek Mania Probolinggo ini bermaksud membantu masyarakat untuk bangkit dari pandemi Covid-19, sekaligus melestarikan lingkungan.

Dengan aksi sosial semacam ini, pihaknya kata Mangun, berusaha untuk lebih dekat dengan masyarakat. Sebab ia tak memungkiri stigma negatif masih melekat pada komunitas pendukung tim sepakbola Persebaya ini.

“Mulanya sulit untuk mendapatkan izin kegiatan. Karena selama ini kami (Bonek Mania) dikenal suka rusuh dan anarkis. Padahal tidak demikian. Karenanya kami ingin stigma itu berubah,” tuturnya.

Sulastri, salah satu tim pengelola Kawasan Pantai Permata Pilang mengapresiasi aktivitas Bonek Mania Probolinggo kali ini. “Sejauh ini kami terbuka dengan seluruh lapisan masyarakat, untuk melakukan kegiatan konservasi di Pantai Permata,” ujarnya.

Pasca erupsi Bromo 2010, kawasan wisata Pantai Permata Pilang Probolinggo mengalami perubahan besar, dari kawasan tandus dan tak terurus, menjadi kawasan wisata mangrove.

Di Kawasan Probolinggo sendiri, ada sekitar 500-an anggota Bonek Mania. Anggotanya tak melulu laki-laki. Banyak pula anggota perempuan, yang akrab disapa Bonita. Pendukung fanatik klub bola Persebaya Surabaya yang juga berjuluk Bajul Ijo. (lai/saw)