Dipecat dari PDIP, Pudjo Basuki: Silakan Saja

9201

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Mantan Ketua DPC PDIP, Kota Pasuruan, Pudjo Basuki angkat bicara terkait pemecatan dirinya sebagai kader partai berlambang banteng bermoncong putih itu.

Baca: Mbalelo, Dua Mantan Ketua DPC PDIP Dipecat

Kepada WartaBromo, Pudjo mengaku belum menerims surat pemecatan itu. “Jujur saja, sampai saat ini saya belum menerima surat pemecatan itu,” kata mantan ketua DPC PDIP periode 2000-2005 ini.

Meski begitu, Pudjo yang ditemui di kediamannya tak mempersoalkan keputusan tersebut. “Silakan saja. Saya tunggu suratnya,” jelas Pudjo.

Pudjo juga sempat menyinggung keputusannya yang tidak mendukung pasangan cawali-cawawali Raharto Teno Prasetyo-M. Hasjim Asjari yang diusung koalisi PDIP bersama parpol lain.

Baca juga: Ini Alasan Pemecatan Dua Mantan Ketua DPC PDIP Kota Pasuruan

Sebagai politisi senior, ia mengaku hanya mengikuti hati nuraninya perihal mana calon yang dianggapnya baik untuk Kota Pasuruan ke depan.

Terlebih lagi, menurutnya, keputusan DPP PDIP yang mengusung Teno juga tidak didasari pertimbangan yang matang. Pudjo menilai, DPP seharusnya melakukan evaluasi terlebih dulu sebelum memutuskan mengusungnya.

“Seharunya partai juga melakukan evaluasi terhadap petugas partai di masing-masing daerah, apakah layak atau tidak untuk dicalonkan,” tandasnya.

Karena itu, ia pun meyakini bahwa sikap polituknya yang berbeda dengan DPP justru berjalan linier dengan keinginan warga Kota Pasuruan

Diketahui, DPP PDIP akhirnya resmi memecat Pudjo Basuki sebagai kader partai. Hal itu sebagai buntut sikap politiknya yang mendukung paslon Gus Ipul-Adi Wibowo yang notabenenya tidak didukung PDIP.

Kabar pemecatan Pudjo itu pun disampaikan langsung Sekretaris DPC PDIP, Teddy Armanto, Sabtu (5/12/2020). Selain Pudjo, menurut Teddy, pemecatan juga dilakukan terhadap Luluk Maulidiyah.

Teddy pun memastikan, menyusul keputusan pemecatan oleh DPP ini, jajaran pengurus mulai dari DPC, PAC hingga ranting kian solid. (don/asd)