Hujan Deras Seharian, Tanah di Tosari hingga Pasrepan Longsor

1022

Tosari (WartaBromo.com) – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasuruan pada Minggu (13/12/2020) mengakibatkan tanah longsor di Kecamatan Tosari. Akibatnya jalan raya penghubung antar desa tertutup.

Camat Tosari, Hari Hijroh membeberkan, sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 17.20 WIB wilayah Kecamatan Tosari diguyur hujan lebat dengan intensitas tinggi.

Lalu pada sekitar pukul 19.09 WIB terjadi tanah longsor di Dusun Baledono Desa Baledono, dengan volume longsor panjang tujuh meter, tinggi lima meter, dan ketebalan empat meter.

“Akibat longsoran ini, jalan raya penghubung antara Desa Baledono dan Desa Tosari tertutup material longsor,” kata Hari Hijroh.

Dalam foto yang didapat WartaBromo, tampak sejumlah warga dan petugas di sekitar lokasi mencoba membersihkan beberapa material longsoran. Terlihat juga sebuah akar pohon tergeletak di tengah jalan.

Baca Juga :   Sikapi Persoalan Banjir, Dewan Usul Ada Perubahan RTRW di Pasuruan

Dikatakan Hari Hijroh, jalan tersebut merupakan jalan raya kewenangan Pemprov Jatim. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemprov Jatim, akan didatangkan alat berat untuk evakuasi material longsor.

“Besok jam 5 akan didatangkan alat berat,” lanjut Hari semalam.

Selain di Tosari, hujan lebat juga menyebabkan longsor di tebing setinggi 20 meter, yang berlokasi di Dusun Talang, Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan. Material batu berjatuhan di jalan Desa tersebut

Menurut pantauan wartabromo, batu-batu yang berjatuhan berada di tengah jalan Dusun Talang. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sebab longsor terjadi pada malam hari. (tof/may)