Pandemi, Pemilik Mebel di Probolinggo Banting Setir Bikin Peti

1697

“Melonjaknya angka kematian pasien Covid-19 ada di Desember,” sebut Humas RSUD Waluyo Jati Kraksaan, Sugianto.

Sebagai antisipasi, pihaknya kata Sugianto, sudah menyiapkan 10 peti jenazah cadangan di gudang penyimpanan. “Untuk pemesanan peti jenazahnya kami menggunakan mebel lokal,” kata perawat yang aktif di Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama itu.

Sugianto mengatakan, soal pemesanan peti jenazah, pihaknya memang memaksimalkan produk lokal daripada buatan luar daerah. Selain jaraknya tidak terlalu jauh, juga untuk membantu usaha mereka, yang terdampak pandemi Covid-19. Membantu memulihkan ekonomi masyarakat lokal.

“Pesanan peti, biasanya kami ambil dari produksi lokal. Karena kita ketahui sendiri, dampak pandemi bagi para pengusaha. Terlebih usaha mebel yang sudah tidak maksimal dalam memproduksi meja, kursi dan lainnya,” tandas Sugianto.

Per 7 Januari 2021, ada 2.279 warga Kabupaten Probolinggo terkonfimasi positif Covid-19. Sebanyak 203 orang menjalani perawatan dan 117 di antaranya meninggal dunia. Sedangkan 1.959 pasien dinyatakan sembuh dari infeksi virus corona. (*)