Sebelum Naik Pesawat, Salah Satu Penumpang Sriwijaya Air Beri Isyarat Perpisahan

105261
Tangkapan video Ratih yang mengisyaratkan perpisahan dengan keluarganya di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Sabtu (9/1/2021) jelang naik pesawat.

 

Jakarta (WartaBromo.com)- Ratih Windanian, salah satu penumpang Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak dengan nomor penerbangan SJY 182 sempat mengucakan selamat tinggal. Hal ini diketahui dari unggahan story Ratih di akun Instagram pribadinya.

Baca: Sebelum Jatuh, Pesawat Sriwijaya Air Terdereksi Keluar Jalur

Dari pantauan WartaBromo pada akun pribadinya @ratihwindania, sebelum memasuki boardingpass Ratih mengunggah video perpisahan dengan keluarga. Ada 2 video yang diunggah oleh Ratih menjelang keberangkatan.

“Byebye keluarge semue.. Kita pulang kampung dlu ya… (dengan emoticon ciuman),” tulisnya dalam video pertama.

Dalam video berikutnya, ia mengunggah video perpisahan bersama keluarga. “Da da.. Da da semuanya,” ucap suara dalam video tersebut.

Seperti dikutip dari Indozone, dari 62 orang yang termasuk dalam daftar manifes SJ 182 9 Januari 2021 yang beredar di grup WhatsApp, Ratih Windania diduga salah satunya. Namanya berada di urutan ke-53.

Ramai-ramai warganet membanjiri akun tersebut dengan ucapan belasungkawa. Dalam satu postingan akun Instagram @ratihwindania, puluhan ribu komentar telah ditulis oleh warganet.

Setelah beredar kabar jatuhnya pesawat tersebut, pihak keluarga mendatangi Bandara Supadio Pontianak, yang merupakan bandara terbesar di Kalimantan Barat tersebut. Di antaranya tiga keluarga yang sempat datang untuk memastikan informasi anak bungsu mereka adalah salah satu penumpang di pesawat tersebut.

Sebelumnya, pesawat tersebut mengalami hilang kontak dengan ‘call sign’ SJY 182. “Terakhir terjadi kontak pada pukul 14.40 WIB,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto kepada Antara di Jakarta, Sabtu (9/1/2021) juga dilansir dari Indozone.

Novie mengatakan saat ini tengah dalam investigasi dan tengah dikoordinasikan dengan Badan SAR Nasional (Basarnas) dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

“Kami akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada perkembangan lain,” imbuhnya.

Pesawat bernomor registrasi PK CLC jenis Boeing 737-500 tersebur hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang. Pesawat hilang kontak hanya selang empat menit setelah tinggal landas. (oel/asd)