Hati-hati ya.. Januari – Maret Kasus DBD Tertinggi di 2020

520

Pasuruan (WartaBromo.com) – Awal tahun 2020, jadi puncak tingginya kasus Demam Berdarah di Kabupaten Pasuruan. Setidaknya ada 60 kasus pada bulan Januari-Maret tahun lalu.

Hal ini diungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Dr Ani Latifah melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pasuruan, Agus Eko Iswahyudi. Dari data Dinkes tercata, ada 116 kasus DBD pada 2020 lalu.

“Di triwulan pertama, kejadian warga yang terserang demam berdarah paling banyak pada bulan Januari ada 20 orang. Kemudian bulan Debruari ada 19 orang dan bulan Maret 21 orang,” kata Agus saat ditemui di Posko Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, pada triwulan kedua yakni bulan April-Juni ada 42 kasus. Dilanjutkan triwulan ketiga yakni Juli-September sebanyak 8 kasus. Terakhir, triwulan keempat Oktober-Desember 6 kasus.

Tidak ada kasus kematian pada tahun 2020 ini. Namun demikian, DBD di Kabupaten Pasuruan rata-rata menyerang usia produktif. Yakni rentang usian 5-44 tahun.

“Aktifitas yang berlebihan kemudian ketika drop, nyamuk demam berdarah langsung datang dan menggigitnya. Kebanyakan karena menjaga kebersihan yang kurang sehingga nyamuk gampang masuk,” terangnya.

Agus melanjutkan, kasus DBD paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Sukorejo, Wonorejo, Prigen dan Purwodadi. Meski demikian, jumlah kasus DBD tahun 2020 lebih sedikit dari 2019 lalu.

Sekadar diketahui, kasus DBD pada 2019 yakni mencapai 130 orang. Dua di antaranya meninggal dunia. (mil/may)