Pemakaman Khusus Covid-19 Mulai Over Kapasitas, Pemkot Pasuruan Siapkan Opsi ini

680

Pasuruan (wartabromo.com) – Satgas Covid-19 Kota Pasuruan menyiapkan alternatif tempat pemakaman jenazah covid-19. Hal itu dilakukan untuk menghindari kemungkinan adanya penolakan jenazah covid-19 yang akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU).

Jubir Satgas Covid-19, Kokoh Arie Hidayat menjelaskan, tempat pemakaman khusus jenazah covid-19 yang berada di Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan hampir mencapai kapasitas. Sedianya, jenazah covid-19 akan dimakamkan di TPU yang tersebar di Kota Pasuruan.

“Menghidari penolakan, takutnya nanti seperti itu,” ujar Kokoh kepada wartabromo.com.

Pemkot kemudian membuat beberapa opsi agar jenazah covid-19 bisa tetap dimakamkan sesuai protokol kesehatan, dengan kapasitas yang cukup.

Alternatif pertama yang dilakukan adalah membangun pagar di setiap sisi makam di tempat pemakaman khusus yang berada di Pohjentrek. Hal ini supaya antar makam ada pembatas, sehingga bisa menghemat tempat.

Kokoh mengungkapkan, upaya ini cukup memberi ruang. Sebab, kapasitas pemakaman yang mulanya 108 tempat, setelah diberi pembatas, bertambah menjadi 127 tempat.

Namun meski sudah ditambah, belakangan kapasitas makam juga sudah hampir penuh.

“Dari 127 kini hanya sisa 12 saja,” katanya.

Alternatif kedua yakni dengan cara menguburkan jenazah di sela-sela antar makam. Sesuai protokol pemakaman jenazah, jarak antar makam yakni satu meter. Namun karena kondisi terdesak, jenazah bisa dimakamkan di sela tersebut.

Sedangkan alternatif berikutnya, Pemkot Pasuruan akan membeli tanah di sekitar pemakaman khusus covid-19 tersebut. Namun hal itu menjadi alternatif terakhir jika angka kematian terkait covid-19 di Kota Pasuruan masih tinggi. Berdasar data yang didapat oleh Satgas, persentase kematian di Kota Pasuruan masih 11 persen.

“Saat ini masih tinggi. Namun kita doakan wabah ini cepat berakhir,” tutupnya. (don/may)