Pria di Kota Probolinggo Di-celurit Tetangga, Pemicunya Bikin Geleng-geleng

6450

 

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang pria di Kota Probolinggo dianiaya dengan celurit oleh tetangganya. Peristiwa kekerasan ini dipicu lemparan batu saat pelaku menyetel sound-system dengan kencang.

Korban bernama Rudianto warga Jalan Kyai Sekar, Kelurahan/Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo ini dianiaya oleh Slamet, tetangganya.

“Korban sudah melaporkan peristiwa itu ke kami. Malam itu juga, anggota langsung mendatangi lokasi kejadian. Pelakunya sudah diamankan dan kasusnya ditangani Polsek Mayangan,” kata Perwira Pengawas Polres Probolinggo Kota, AKP Dwi Sucahyo pada Kamis, 21 Januari.

Peristiwa pada Rabu (20/1/2021) sekitar pukul 22.00 WIB itu bermula ketika Slamet mendengar suara lemparan batu ke arah bagian belakang rumahnya yang berada di lingkungan RT 6/RW 7 tersebut.
Saat itu, ia membunyikan pengeras suara (sound system) dengan kencang.

Ia pun keluar untuk memastikan siapa yang melempar batu.
Setelah di luar, Slamet melihat Rismawati tengah duduk di teras rumahnya. Dalam kondisi marah, Slamet mendatangi Rismawati yang tengah bermain handphone. Slamet pun menuding adik Rudianto itu, sebagai pelaku pelemparan batu.

“Rismawati itu tengah menunggu suaminya pulang kerja. Karena dituding sebagai pelempar batu, Rismawati tak terima. Keduanya kemudian cekcok hingga didengar oleh Rudianto,” tutur Rohman, Ketua RT 6.

Tak berapa lama datang Rudianto dan melerai percekcokan itu. Namun, Slamet malah mengayunkan celurit ke arah Rudianto. Dengan refleknya, Rudianto menangkis celurit hingga tangan kirinya terluka. Korban lantas merangkul dan merebut celurit yang digenggam Slamet.

“Rudianto berhasil merebut dan membuang celurit. Kalau senjata tajam itu, sudah dibawa Slamet sejak awal,” terang Rohman yang rumahnya dekat lokasi penganiayaan itu.

Tentu saja pertengkaran tersebut diketahui oleh warga sekitar yang langsung melerai mereka. Sebagian lagi ada yang menghubungi pihak kepolisian.

Rudianto lantas dilarikan ke RSUD dr. Mohammad Saleh untuk penanganan medis. Sedangkan pelaku dibawa ke Mapolsek Mayangan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (lai/saw/ono)