Waspada Banjir! Yuk, Siapkan Tas Siaga Bencana

1208
Dua warga Prodo, Kecamatan Winongan berusaha melintas genangan banjir, Minggu (13/12/2020). Foto: Istimewa.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Bencana banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Indonesia, tak terkecuali Pasuruan, Jawa Timur. Bahkan, banjir yang menggenang Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan menghanyutkan dan menewaskan dua  korban.

Banjir yang terjadi di Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, pada hari Rabu (03/02/2021) ini mengakibatkan delapan rumah warga rata dengan tanah. Tak hanya itu, sebuah bangunan sekolah pun rusak parah.

Menanggapi kejadian tersebut, warga dan masyarakat setempat diimbau untuk tetap waspada. Adapun salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah menyiapkan tas siaga bencana (TSB).

Lantas, apa saja yang harus dimasukkan ke dalam tas siaga bencana? Dinukil dari kompas.com, ada beberapa hal penting yang harus dimasukkan ke dalam tas. Apa saja? Yuk, simak!

1. Dokumen Penting

Pertama, selalu kumpulkan berkas-berkas penting seperti kartu keluarga (KK), KTP, buku nikah, ijazah maupun dokumen penting lainnya. Masukkan semua berkas ke dalam kantong plastik kedap air.

Mengapa? Tujuannya agar semua dokumen tetap bisa terselamatkan sekalipun terendam air. Mengingat dokumen-dokumen tersebut sulit diurus jika hilang atau rusak dan tentu saja membutuhkan waktu panjang.

2. Pakaian dan Selimut Darurat

Berikutnya, siapkan juga pakaian yang cukup digunakan untuk tiga hari kedepan. Di antaranya pakaian dalam, baju dan celana panjang. Bisa juga membawa satu buah jaket.

Tidak hanya itu, jangan lupa untuk memasukkan selimut darurat. Namun, disarankan untuk membawa selimut yang berbahan polyster. Pasalnya, bahan polyster efektif menahan air, angin dan dapat menjaga suhu normal tubuh.

3. Makanan dan Minuman Tahan Lama

Untuk berjaga-jaga sediakan makanan dan minuman tahan lama. Misalnya mie instan, abon, biskuit, susu kaleng maupun air mineral. Makanan ini cukup membantu dalam keadaan darurat seperti banjir.

4. Obat-obatan Pribadi

Sejauh ini masih banyak orang lupa membawa obat-obatan pribadi ke dalam tas siaga bencana. Apalagi saat bencana banjir menyerang, pasti beberapa penyakit seperti diare, gatal-gatal hingga muntaber mengancam kesehatan tubuh.

Khususnya bagi yang memiliki riwayat penyakit tersendiri. Jangan sampai kehabisan dan lupa membawa obat demi kesehatan diri sendiri.

5. Alat Komunikasi + Powerbank

Saat kondisi sudah siaga, sebaiknya segera siapkan berbagai alat komunikasi. Hal ini akan membantu untuk memberikan informasi kepada kerabat jika sewaktu-waktu membutuhkan pertolongan.

Jangan lupa untuk membawa powerbank yang sudah terisi full untuk mempertahankan daya ponsel. Untuk itu, kini sudah menjadi keharusan setiap individu memiliki powerbank pribadi.

6. Masker

Selain kelima hal di atas, jangan lupa juga untuk memasukkan masker cadangan ke dalam tas siaga bencana. Apalagi sampai saat ini keadaan masih berada dalam situasi pandemi Covid-19.

Selalu kenakan masker saat berada di mana saja agar terhindari dari penularan penyakit. Lebih lagi saat bencana banjir yang menyebabkan penyakit flu mulai merebak.

7. Peluit

Terakhir, masukkan peluit ke dalam tas siaga bencana. Mengapa? Pasalnya, peluit mampu menjadi benda yang bisa membantu untuk memberikan sinyal bantuan di saat darurat dari pada harus berteriak.

Kegunaan peluit yang satu ini bahkan masih sangat jarang dipahami oleh masyarakat. Padahal, dengan adanya peluit bisa jauh lebih membantu di saat genting.

Sekadar diketahui, tas siaga bencana ini tidak hanya digunakan pada saat banjir saja, melainkan untuk kondisi darurat lain. Oleh karena itu, sangat perlu kiranya setiap orang memiliki tas ini. (trj/may)