Ikut Picu Banjir Bandang, Ini Penampakan Perubahan Lahan Gunung Penanggungan dari 2010-2021

6028
Kondisi lereng Gunung Penanggungan yang makin terlihat blontang-blontang oleh jejak tambang. Sebagian masih beroperasi hingga kini. Gambar diambil pada Desember 2020. Foto: Landsat.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Banjir bandang yang melanda Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Rabu (3/2/2021) disebut-sebut tak lepas dari alih fungsi lahan di lereng-lereng pegunungan.

Utamanya di sekitar Gunung Penanggungan yang menjadi hulu Kali Kepulungan. Dari atas gunung sana, air dikirim melalui DAS Kepulungan dan juga anak sungainya hingga tumpah ruah.

Hasil penelusuran WartaBromo., mendapati adanya perubahan fungsi lahan yang berlangsung massif dalam 10 tahun terakhir.

Berikut rekaman foto yang menggambarkan perubahan lahan di lereng Penanggungan. Mulai dari tahun 2010 hingga 2021. Sebagian foto diambil dari citra satelit Landsat:

Tahun 2010

Kondisi tutupan lahan di sekitar Gunung Penanggungan tahun 2010 silam. Kendati sudah ada aktivitas tambang, kondisinya masih relatif hijau.

Tahun 2015

Lima tahun kemudian, aktivitas tambang mulai merangsek naik, kian masuk ke lahan hutan. Foto diambil pada Januari 2015. Foto: Landsat.

Tahun 2020

Kondisi lereng Gunung Penanggungan yang makin terlihat blontang-blontang oleh jejak tambang. Sebagian masih beroperasi hingga kini. Gambar diambil pada Desember 2020. Foto: Landsat.

Tahun 2021

Salah satu lokasi tambang di lereng Penanggungan yang masih berlangsung hingga kini. Foto: Asad Asnawi.

Di Hulu Sungai

Lahan di sekitar hulu Sungai Kepulungan yang akan dialihfungsikan untuk tempat wisata

Banjir dan bencana apapun, tidak datang tanpa sebab. Ia hadir sebagai respons atas ketidakmampuan alam merawat diri. Dan, manusia ber-akal-lah yang seyogyanya bertugas, menjaga, alam agar senantiasa lestari. (asd)