Perbaikan Pipa PDAM Tak Kunjung Rampung

417

Sumberasih (wartabromo.com) – Perbaikan pipa PDAM di dasar laut yang putus karena tersangkut jangkar tak kunjung selesai. Akibatnya, warga Pulau Gili Ketapang, Sumberasih, Kabupaten Probolinggo masih mengalami krisis air bersih.

Sejak dua pekan terakhir, ribuan warga Pulau Gili kesulitan air bersih. Itu karena, pipa penyalur air bersih sepanjang 3.900 meter terputus setelah tersangkut jangkar nelayan.

“Awalnya, kami mengira hanya satu titik yang mengalami kerusakan. Setelah dilakukan perbaikan, ternyata ada bagian lain yang juga mengalami kerusakan,” kata petugas PDAM Gili Ketapang, Sofyan Sauri, Senin (22/2/2021).

Perbaikan pipa ini butuh waktu yang tidak sebentar. Saat ini petugas masih mengerjakan perbaikan di kedalaman 15 meter. Sebelumnya, pipa rusak di kedalaman 25 meter juga telah dibenahi.

“Hingga kini pun, proses perbaikan masih terus dilakukan,” imbuhnya.

Selain rusaknya beberapa bagian, proses perbaikan juga membutuhkan dana yang cukup besar untuk mendapatkan pipa PDAM yang baru. Ditambah lagi proses perbaikan di kedalaman laut juga tergantung cuaca dan alam.

Kondisi cuaca yang tidak menentu, membuat Sofyan dkk tidak bisa memastikan kapan perbaikan pipa penyuplai air bersih ke Pulau Gili selesai.

Berdasarkan data, hampir sebagian besar warga Pulau Gili Ketapang mengandalkan air bersih PDAM. Tercatat ada 2.030 kepala keluarga yang sudah menjadi pelanggan setia. Sebagian lagi mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga pulau ini akhirnya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari. Ada juga yang membeli air minum ke Kota Probolinggo dengan menyebrang lautan. Kebutuhan hidup pun turut membengkak, meski sejauh ini masih bisa diatasi.

“Dengan prinsip gotong royong. Jika ada warga yang tidak punya air bersih, dibantu tetangganya. Kami pemerintah desa juga berupaya membantu warga, menggunakan kapal desa untuk ambil air bersih,” kata Kepala Desa Gili Ketapang, Suparyono.

Secara administratif, Pulau Gili Ketapang masuk Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Pulau yang luasnya 61 hektare ini berada di sisi utara Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Posisinya berada di Selat Madura, dengan jarak sekitar 3,5 mil atau 5 kilometer dari daratan.

Warga pun berharap agar proses penyambungan pipa PDAM segera selesai, sehingga, warga tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan air bersih. (lai/may)