Empat Kali Hilang, Pria Tutur ini Akhirnya Ditemukan

1048
Tim Basarnas dengan dibantu warga mengevakuasi Sujono yang sempat hilang. Foto: Istimewa.

 

Tutur (WartaBromo.com) – Sujono, pria yang sempat dikabarkan hilang selama 2 hari telah ditemukan, Kamis (25/2/2021) pagi. Pria asal Dusun Dempok, Desa Sumberpitu, Kecamatan Tutur ini ditemukan dalam kondisi hidup.

“Informasinya sudah ketemu, terakhir sudah di puskesmas,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan, Ridwan Harris saat dihubungi WartaBromo.

Sebelumnya, diketahui pria yang sehari-hari mencari rumput ini pergi dari rumah untuk mencari rumput, Selasa pagi. Namun, hingga malam hari, pria paruh baya ini tak kunjung pulang. Ia dikabarkan hilang di sekitar Kali Curing.

Sejumlah tim gabungan kemudian melakukan pencarian dengan menyisir wilayah yang biasanya menjadi tempatnya mencari rumput. Termasuk hingga area Desa Kalipucang, sekitar tebing Curing.

Guna mencari Sujono, tim pencari terdiri dari personil gabungan dari BPBD Kabupaten Pasuruan, Satlinmas Desa Sumberpitu, Rapi Nongkojajar Pasuruan, Pemerintah Desa Sumberpitu, Bagana Pasuruan, Pol Kecamatan Tutur, Polsek Nongkojajar, Koramil Tutur dan masyarakat.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Nongkojajar Aipda Akhdian mengungkapkan, Sujono menghilang sudah bukan kali pertama. Sebelumnya, ia sudah pernah hilang sebanyak 3 kali.

“Ini sudah yang keempat kalinya, memang orangnya agak pikun,” ungkap Akhdian Pramono saat dikonfirmasi Wartabromo.

Tim pencari dari Basarnas bahkan sampai turun membantu pencarian korban. Bantuan anggota dari Basarnas turun ke lokasi sejak kemarin.

Pencarian sudah dilakukan dengan menyisir desa-desa sekitar. Bahkan menyusuri sungai, namun tidak membuahkan hasil.

Tim kembali melanjutkan pencarian pagi tadi, akhirnya Sujono berhasil ditemukan. Ia ditemukan di dekat tempat pengolahan kayu milik Edi, di Dusun Kuntul, Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur.

“Ditemukan di dekat penggergajian kayu, sekitar 08.30 tadi, dalam kondisi sehat, sudah dibawa ke puskesmas,” imbuhnya.

Akhdian menyebut, saat ditanya, Sujono mengaku hanya duduk terdiam sampai di sana. “Thenguk-thenguk (duduk-duduk) ngakunya,” tandasnya. (oel/asd)