Bapak Ibu, Begini Skenario Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Kota Pasuruan

510

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemerintah Kota Pasuruan bakal melakukan uji coba sekolah tatap muka setelah lebaran. Namun begitu, kapasitas kelas bakal dibatasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Mualif Arief menjelaskan, jauh sebelumnya pihaknya telah menyebarkan angket kepada para wali murid meminta persetujuan sekolah tatap muka. Dan kebanyakan wali murid setuju sekolah tatap muka diberlakukan kembali.

Selain angket persetujuan wali murid, syarat lainnya adalah kesiapan sekolah untuk memenuhi fasilitas, sarana dan prasarana, protokol kesehatan seperti alat pengukur suhu badan, tempat cuci tangan, dan masker.

Menurut Mualif, uji coba sekolah tatap muka setelah lebaran nanti masih belum memperbolehkan seluruh murid masuk. Murid-murid akan dibagi tiga kelompok dan masuk secara bergantian.

“Setiap kelompok masuk ke sekolah dua hari, empat harinya kembali daring,” ujar Mualif, Selasa (30/03/2021).

Jika uji coba sekolah tatap muka tersebut dinilai sudah baik, kata Mualif, selanjutnya ketika tahun ajaran baru sekolah tatap muka bisa diberlakukan sepenuhnya. Namun masih dengan pembatasan.

Sekolah tatap muka pada tahun ajaran baru nanti, lanjut Mualif, kapasitas murid hanya 50 persen dan mereka akan bersekolah selama tiga hari. Kemudian tiga hari sisanya, belajar daring.

Sementara itu Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, ia menargetkan dalam tiga bulan ke depan Kota Pasuruan bisa masuk zona hijau penyebaran Covid-19, sehingga ketika masuk tahun ajaran baru pada bulan Juli nanti sekolah tatap muka bisa diselenggarakan.

Pemkot saat ini sedang melakukan persiapan menjelang uji coba sekolah tatap muka pada lebaran nanti. Uji coba ini akan dilakukan untuk SD dan SMP di Kota Pasuruan.

“Saat ini pemkot sedang menyiapkan. Nantinya sekolah tatap muka akan diselenggarakan dengan protokol kesehatan ketat,” ujar Gus Ipul. (tof/may)