Picu Kemacetan Panjang, Kerusakan Jalan Raya Bangil Akhirnya Diperbaiki

1925

 

Bangil (Wartabromo.com) – Kemacetan panjang kendaraan terjadi di Jalan Raya Bangil, tepatnya sejak jembatan Kedunglarangan sampai ke timur, Senin (5/4/2021) pagi. Kemacetan dipicu satu ruas jalan tidak bisa dilalui akibat jalan berlubang.

Kerusakan jalan tepatnya di depan Depot Rahmat, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Bangil. Jalan yang berlubang, hampir memakan separuh badan jalan. Sehingga kendaraan dari arah timur menghindari jalan tersebut. Akibatnya kendaraan menumpuk hingga macet sepanjang 1 kilometer.

Dari pantauan Wartabromo, pada pukul 12.30 WIB, nampak pekerja dari Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional VIII tengah memperbaiki jalan tersebut. Petugas kepolisian juga tengah berjaga untuk mengatur lalu lintas.

PPK 36 BBPJN 36 Gempol-Probolinggo, Ida Bagus Jeladi mengatakan, pengerjaan ini ditargetkan selesai dalam sehari. Sehingga arus kendaraan bisa kembali normal.

“Kita perbaiki sementara dan terukur, kami targetkan selesai hari ini, sampai malam,” kata Jeladi saat meninjau perbaikan jalan.

Adapun penyebab kerusakan yang sering terjadi di titik itu, kata Jeladi akibat rembesan air dari pipa PDAM yang tertanam di bawah jalan. Sehingga aspal jalan lembek dan mudah terkelupas.

“Yang jelas, kami sinyalir ini ada rembesan pipa PDAM, karena di bawah ini ada pipa, dan tidak serta merta di sini bocornya, tapi juga merembes di titik terlemah,” imbuhnya.

Terpisah, Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan IPDA Yusuf mengatakan, arus lalu lintas dari arah timur untuk sementara dialihkan. Kendaraan roda empat dialihkan melewati jalan Tol Rembang.

“Untuk sementara, sampai jalan selesai diperbaiki, mungkin sampai malam, kendaraan roda empat dari arah timur dialihkan melalui tol Rembang, hanya kendaraan roda dua saja yang boleh melintas,” kata Yusuf.

Ia menambahkan, sudah sekitar seminggu kemacetan terjadi akibat kerusakan jalan. Pihak kepolisian sudah beberapa kali menyurati BBPJN VIII untuk segera membenahi jalan tersebut.

“Kemarin kita surati lagi, dan hari ini dikerjakan, sudah sekitar seminggu macet. Tadi pagi karena macet panjang, saya bersama anggota menutup lubang sementara dengan koral,” tutupnya. (oel/may)