Tanggapi Rencana Gugatan Kubu Moeldoko, AHY : Saran Saya Pikir-pikir Lagi!

836
AHY saat melakukan konsolidasi partai di Pasuruan. Foto: Miftahul Ulum.

 

Prigen (WartaBromo.com) – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan siap menghadapi gugatan kubu KLB Moeldoko jika memang rencana itu dilakukan. AHY juga berpesan, untuk memikirkan langkah tersebut.

“Kalau mereka kemudian akan membawa ini ke ranah hukum, kami tidak merasa gentar sedikit pun, nanti akan kami hadapi. Tetapi saran saya pikir-pikir lagi, karena nanti jangan sampai justru menggali lubang yang lebih dalam lagi,” kata AHY, di sela konsolidasi bersama para kader PD se-Jatim, di Kabupaten Pasuruan, Senin (5/4/2021).

“Partai Demokrat tidak pernah gentar, kami selalu memiliki kesiapan untuk bisa menghadapi situasi apapun. Dari awal kita selalu intimidasi, lihat saja dua hari nanti akan selesai dan akan habislah Demokrat dan lain sebagainya,” sambungnya.

Dikatakan AHY, pihaknya berani lantaran merasa benar dengan perjuangannya. Dan pihaknya tengah memperjuangan keadilan sebagai warga negara maupun dalam konteks petinggi partai politik.

“Tapi kami tidak gentar karena kami berdiri di atas kebenaran dan yang diperjuangkan adalah keadilan, memperjuangkan hak sebagai warga negara, hak sebagai partai politik yang sah di negeri ini,” jelasnya.

Adapun terkait sikapnya kepada kader yang terpapar KLB, AHY memilih memaafkannya. Namun, tidak serta merta melupakan kesalahan kader tersebut.

“Prinsip kami, sederhana. Maafkan tapi tidak bisa begitu saja dilupakan. Forgive but not forget,” tegasnya.

AHY membeberkan alasan dari sikap demikian. Menurutnya, ia juga harus mempertimbangkan kader-kader lain yang setia dan loyal.

“Karena saya harus berempati dengan perasaan para kader se-Indonesia, yang diaduk-aduk, marah, kecewa, sedih. Dan tentu mereka punya hak untuk marah, dan tidak begitu saja menerima, setelah selesai, seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa,” bebernya.

Ia tetap membuka pintu maaf bagi kader yang terpapar KLB untuk kembali ke PD yang sah. Namun, ada tata cara yang harus dipenuhi.

“Tapi, juga ada tatacaranya ketika orang per orang katakanlah ingin kembali, menyesali perbuatannya, dan tidak akan melakukan hal serupa, tetapi juga dengan ukuran-ukuran lain, termasuk kita lihat sikap dan perilakunya apakah ada perubahan,” tandasnya.

Sebelum konsolidasi di Jawa Timur, AHY juga melakukan konsolidasi di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Di Jawa Timur, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur, beserta pengurus dan kader se-Jatim hadir dalam konsolidasi. (oel/asd)