Ramadan, Stok Pangan di Kabupaten Pasuruan Dipastikan Aman

478
Sejumlah Pedagang di Pasar Besar Kota Pasuruan sedang melakukan aktifitas jual beli kebutuhan bahan pangan, Foto : Akhmad Romadoni

Pasuruan (WartaBromo.com) – Stok pangan di Kabupaten Pasuruan dipastikan aman saat Ramadan. Bahkan, ketersediaan sejumlah komoditi mengalami surplus.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pasuruan, Mardian mengatakan, secara umum stok pangan untuk satu bulan ke depan masih aman.

“Sejauh ini dari data kami, ketersediaan menjelang Ramadan masih aman dan terkendali. Bahkan untuk beras, stoknya melimpah,” jelas Mardian, Senin (12/4/2021).

Mardian merinci, dari data sampai bulan Maret minggu ke-5 berjalan, stok bahan pokok seperti beras mengalami surplus. Dengan ketersediaan mingguan sebanyak 6.239,92 ton, sedangkan perkiraan kebutuhan mingguan sebanyak 2.962,61 ton.

Untuk bahan pokok lain, seperti telur ayam ras, gula pasir, dan jagung, juga mengalami surplus. Karena surplus, komoditi tersebut mengalami penurunan harga.

Mengacu harga rata-rata Siskaperbapo, pada 29 Maret 2021, harga telur ayam ras turun menjadi Rp 20.700 yang pada pekan sebelumnya mencapai Rp 22.400. Sedangkan gula pasir, turun menjadi Rp 11.900 yang sebelumnya mencapai Rp 12.000.

Kendati demikian, kata Mardian, jika ada kenaikan selama bulan puasa, menurutnya masih dalam taraf wajar. Kalaupun ada kenaikan yang tidak wajar, pihaknya segera menggelar operasi pasar.

“Tapi yang jelas, kenaikan sedikit-sedikit mengahadapi bulan puasa sudah ya. Misalkan nanti ada gejolak yang siginifikan, kami akan menggelar operasi pasar. Seperti biasa bersama Polres di satgas pangan. Kemungkinan stok kita cukup,” bebernya.

Sebagai perbandingan, data siskaperbapo per tanggal 12 April 2021, terpantau sejumlah harga rata-rata di seluruh pasar di Kabupaten Pasuruan tidak banyak mengalami perubahan.

Seperti harga beras dengan varian paling mahal mencapai Rp 12.300, dan yang paling murah seharga Rp Rp 9.800. Sedangkan harga telur ayam ras mencapai Rp 24.167 dan gula pasir Rp 12.000.

Sementara harga cabe rawit mengalami penurunan, dari yang sebelumnya mencapai Rp 67.300 menjadi Rp 64.500. Kenaikan harga terjadi pada daging ayam boiler, yang sebelumnya seharga Rp 40.300 menjadi Rp 42.100. (oel/asd)