Rumah Rusak Akibat Gempa Malang Bertambah Jadi 34

742
Masjid di Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan yang rusak pasca gemba 6,7 SR mengguncang wilayah selatan Malang. Foto: Miftahul Ulum.

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sedikitnya 34 rumah rusak di Kabupaten Pasuruan, akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,7 SR yang terjadi di barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021) siang.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris menyatakan, puluhan rumah itu mengalami kerusakan bervariasi, antara ringan sampai sedang.

“13 rumah di Kecamatan Tutur, 16 Rumah di Kecamatan Tosari, 3 rumah di Kecamatan Puspo, 1 di Kecamatan Grati, dan 1 di Kecamatan Bangil. Kerusakan rumah, dari ringan sampai sedang, tidak ada yang rusak berat,” jelas Harris, Senin (12/4/2021).

Terkait assesment kerusakan, pihak BPBD masih melakukan proses assesment. Setelah itu, diketahui nilai kerusakan secara keseluruhan.

Nantinya, bangunan rumah warga yang rusak, akan mendapatkan bantuan dari dana Bansos milik Pemkab Pasuruan. Menunggu hasil assesment yang tengah dilakukan.

“Taksir kerugian masih belum, masih proses assesment. Berdasarkan assesment itu, untuk rumah yang rusak nanti diambilkan dana dari Bansos,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat gempa kemarin, sedikitnya 16 rumah di Kabupaten Pasuruan rusak yang tersebar di sejumlah kecamatan. Di antaranya di Kecamatan Tutur, Tosari, dan Puspo.

Tidak hanya rumah warga, rumah ibadah dan fasilitas umum juga mengalami kerusakan. Di antaranya satu gedung TK, 1 hotel, dan 1 rest area di Kecamatan Tosari.

Sedangkan 1 masjid mengalami kerusakan bagian menara, yaitu Masjid Baiturrahman, Desa Kecamatan Tutur. Dan 2 Pura di Kecamatan Tosari dan Tutur. (oel/asd)