Jebol Lagi, Pelat Deker di Sentong Ditanami Pohon

589

Krejengan (WartaBromo.com) – Pelat deker di ruas jalan Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo jebol, tak kunjung dibenahi. Kondisi pelat deker membahayakan pengguna jalan, sehingga warga menanaminya dengan pohon sebagai tanda.

Menurut warga, jebolnya pelat deker itu sudah lama. Sejak awal tahun, akses jalan raya penghubung Kelurahan Semampir, Kecamatan Kraksaan dengan Desa Wangkal, Kecamatan Gading itu menjadi sempit. Dengan lebar 3 meteran, jalan tidak dapat dilewati. Pengendara yang melaju dari selatan ke utara harus bergantian saat melintasi pelat deker ini.

“Itu sudah lama, bahkan sering terjadi kecelakaan terutama pada malam hari. Karena itu, warga berinisiatif memberi tanda dengan meletakkan batang pohon di lubang deker itu,” kata Nardi, warga Desa Sentong pada Senin, 19 April 2021.

Dikatakan, acapkali yang terjatuh adalah pengendara sepeda motor, karena penerangan di sekitar jalan berlubang kurang baik. “Banyak yang jatuh, kecelakaan tunggal, pengendara sulit mengetahui ada lubang di jalan,” ungkapnya.

Nardi menuturkan pemasangan batang pohon sebagai penanda bukanlah yang pertama kali dilakukan.

“Jadi bukan hanya sekali ini saja dipasang. Meski sudah ada rambu, tetap kami resah. Para pengendara harus hati-hati. Saat melintas harus pelan-pelan dan bergantian. Kadang kalau sudah yang salipan mobil, yang dari arah selatan harus turun ke bahu jalan,” timpal Ahmad, warga lainnya.

Jalil, salah satu pengguna jalan, berharap ada perbaikan secara permanen. Ia mengatakan beberapa waktu lalu sempat melihat ada perbaikan. Namun, tak berselang lama pelat deker itu dilihatnya bolong kembali.

“Mungkin perbaikannya hanya dipoles luarnya saja. Makanya hanya bertahan sebentar. Kami harap segera diperbaiki secara permanen oleh pemerintah. Karena kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan,” sebutnya. (cho/saw/ono)