Satu Korban Kapal Selam yang Hilang Berasal dari Pasuruan

30370
Lettu. Imam yang menjadi salah satu korban hilangnya kapal selam. Foto: Romadoni.

Kraton (WartaBromo.com) – KRI Nanggala 402 hilang kontak di Laut Utara Bali. Ternyata warga Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan bagian dari kru kapal selam ini.

Ia adalah Lettu. Muhammad Imam Adi, anak pertama dari Edi Sujianto yang bertempat tinggal di RT 02 RW 02 Desa Semare, Kecamatan Kraton.

Ditemui WartaBromo di kediamannya, Edi mengatakan jika putra pertamanya merupakan kru kapal selam yang dikabarkan hilang di sekitar perairan Bali itu.

“Iya benar anak pertama saya, asli putra Semare,” ujar Edi, Jumat (23/4/2021).

Ia membeberkan, jika anaknya sempat berpamitan saat akan melakukan tugas pada Senin (19/4/2021) melalui video call.

“Senin kemarin, sempat berpamitan melalui video call. Seperti biasanya ia pasti pamit dulu sebelum bertugas,” ujarnya.

Dijelaskan, Imam sudah menikah dan berdomisili di Surabaya bersama istri dan satu anaknya yang masih berusia 2,5 tahun.

Pada Rabu (21/4/2021) sore, ia mendapat kabar dari menantu perempuannya, jika kapal selam, di mana Imam Adi menjalankan tugas, dinyatakan hilang kontak dan diperkirakan berada di relung berkedalaman ratusan meter.

“Rabu kemarin dapat kabar dari istrinya, dan sampai sekarang masih menunggu kabar terbaru dari Surabaya,” tuturnya.

Suasana haru masih menyelimuti keluarga. Para kerabat dan tetangga terus berdatangan  untuk mengetahui kebenaran kabar tersebut.

Sekadar diketahui, tercatat 53 personel berada di KRI Nanggala-402 dalam latihan perang di perairan Bali. KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali, Rabu (21/4/2021). (don/asd)

Simak videonya: