Bawa Pedang dan Celurit di Bangil, Kakak Beradik Asal Pasrepan Diamankan Polisi

3026
Dua motor pelaku yang diamankan polisi. Foto: Miftahul Ulum.

 

Bangil (WartaBromo.com) – Kakak-adik asal Kecamatan Pasrepan diamankan unit reskrim Polsek Bangil, Sabtu (25/4/2021) malam. Keduanya diamankan, karena kedapatan membawa senjata tajam tanpa izin.

Pelaku diketahui berinisial ADR (24), tinggal di Kelurahan Bangilan, Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan membawa pedang. Sedangkan adik kandungnya, AR (19), warga Kampung Panderejo, Desa/Kecamatan Pasrepan, kedapatan membawa celurit.

Kapolsek Bangil Kompol Indro Susetiyo mengatakan, saat melakukan patroli, unit reskrim melihat dua orang dengan perilaku mencurigakan.

Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas mendapati keduanya membawa senjata tajam berupa pedang dan celurit.

“Kedua pelaku menggunakan motor Mio dan Beat, dengan membonceng istrinya masing-masing. Saat digeledah, keduanya kendapatan membawa sajam yang diselipkan di balik baju,” kata Indro, Minggu (25/4).

Baca Juga :   Residivis Begal asal Pasrepan Dibekuk Polisi

Dihadapan polisi, pelaku mengaku membawa sajam saat akan menagih hutang. Saat hendak pulang, kedua pelaku diamankan di depan Pasar Bangil, tepatnya di Jalan Mangga, Gang Mbah Guru, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil.

Atas perbuatannya, kedua pelaku sudah diamankan di Mapolsek Bangil beserta motor dan barang bukti sajam. Keduanya disangkakan melanggar UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

“Kedua pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Mapolsek,” sambungnya.

Selain itu, pihak kepolisian masih mengembangkan kasus ini ke ranah curas maupun curat. Karena, menurut Indro, tidak menutup kemungkinan keduanya akan melakukan aksi kejahatan di wilayah Kecamatan Bangil.

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati. Mengingat, menjelang Idul Fitri, berpotensi terjadi peningkatan kriminalitas.

Baca Juga :   Korban Pembunuhan di Vila Tretes Sempat Pesta Miras

“Mengimbau kepada masyarakat, kades dan kakel, untuk lebih waspada dan berhati-hati. Dari evaluasi kami, setiap menjelang Idul Fitri, tingkat kriminalitas dapat dipastikan meningkat,” tandasnya. (oel/asd)