Seorang Pekerja Migran Pulang ke Lumajang Positif Covid-19, Satu Bus Bakal Jalani Tes Swab

777
Kepala Dinas Kesehatan Lumajang dr Bayu Wibowo Ignasius saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor Bakorwil V Jember, Selasa (4/5/2021). ANTARA/ Zumrotun Solichah.

Lumajang (WartaBromo.com) – Pemkab Lumajang bakal melakukan tracing kepada 31 pekerja migran yang pulang kampung ke Lumajang. Ini menyusul ditemukannya 1 pekerja migran yang positif covid-19.

Dokter Bayu Ignasius Wibowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang mengatakan, ada puluhan pekerja migran yang pulang ke Lumajang. Mereka sebelumnya dikarantina di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Namun, satu pekerja migran terkonfirmasi positif lolos dari masa karantina.

“Pekerja migran yang positif itu satu bus dengan 31 orang pekerja migran lainnya. Namun, saya sudah meminta agar petugas puskesmas untuk melakukan tracing terhadap pekerja migran lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan,” kata dr. Bayu, Rabu (5/5/2021).

Sebanyak 31 pekerja migran saat ini telah pulang ke tempatnya masing-masing di Kecamatan Lumajang. Petugas akan melakukan tes cepat antigen. Apabila hasilnya positif, maka akan dilanjutkan dengan tes usap PCR, serta menjalani masa karantina di rumah isolasi yang disediakan oleh Pemkab Lumajang.

Sementara satu orang pekerja migran yang positif Covid-19, telah diisolasi oleh Pemkab Lumajang.

“Pekerja migran yang lolos itu, kini sudah menjalani perawatan dan isolasi di Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang,” terangnya.

Dinkes kemudian melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang untuk lebih teliti dalam memeriksa dokumen kesehatan warga dari luar kota.

“Untuk mengantisipasi agar hal itu tidak terjadi kembali, kami telah berkoordinasi dengan petugas Dishub Lumajang agar lebih detail lagi saat meneliti dokumen hasil pemeriksaan COVID-19 di Asrama Haji Sukolilo, sebelum pekerja migran itu masuk ke dalam bus untuk pulang kampung,” tandasnya. (rul/may/ono)