Korban Kecelakaan Kejapanan Diketahui Hendak Pulang dari Belanja Pakaian Lebaran

7774
Pakaian Lebaran yang baru dibeli korban. Foto: Miftahul Ulum.

 

Gempol (WartaBromo.com) – Tiga nyawa melayang dalam insiden kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Raya Kejapanan, Gempol, Kabupaten Pasuruan, Kamis (6/5/2021).

Berdasar keterangan polisi, peristiwa memilukan itu terjadi saat korban hendak pulang usai belanja pakaian Lebaran.

Baca: Ini Identitas Tiga Korban Kecelakaan Beruntun di Kejapanan

Ketiga korban yang diketahui masih satu keluarga ini bernama Yayuk (40), putranya Satria (5), dan cucunya Muhammad Kenji Pratama.

Sementara Viola Nikita Azhari (18), anak Yayuk, selamat dengan luka memar di bagian paha dan tangan kanannya lecet.

Satu keluarga ini diketahui hendak pulang ke rumahnya di Dusun Balun, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, usai belanja pakaian menjelang lebaran. Lantaran ditemukan sepotong celana baru di dekat korban.

Mereka berboncengan 4 orang, melaju arah utara mengendarai motor Kaze R bernopol N 2193 TW. Sesampainya di lokasi kejadian, tiba-tiba dari arah berlawanan, datang mobil pikap L300 yang keluar jalur menghantam motor yang dikendarai Yayuk.

“Mobil pikap mengarah ke kanan melewati median jalan dan masuk ke lajur yang berlawanan. Sehingga menabrak kendaraan roda dua dari arah berlawanan, dan selanjutnya menabrak truk tronton,” terang Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Andhika Mizaldy Lubis kepada WartaBromo.

Akibatnya, satu penumpang motor tewas seketika. Sementara korban lain meregang nyawa saat berada di RS Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek.

Baca juga: Dua Korban Kecelakaan Beruntun di Kejapanan Diketahui Masih Balita

“Korbannya ada tiga orang,” sambungnya.

Sementara Abidin (47), pengemudi pikap mengalami luka berat akibat tergencet bodi mobil. Pria asal Desa Pungging, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto ini mengalami patah kaki sebelah kiri dan bahu sebelah kanannya robek.

Adapun penyebab kecelakaan ini, kata Andhika, diduga karena pengendara pikap kurang berkonsentrasi dalam berkendara. Sehingga secara tiba-tiba mengarah ke kanan keluar jalur dan menyebabkan kecelakaan.

“Terkait mengantuk atau apa, masih kami dalami,” pungkasnya. (oel/asd)