Zakat Fitrah, Bersihkan Dosa Selama Ramadan

357

Pasuruan (WartaBromo.com) – Saat bulan Ramadan, umat Islam tak boleh melalaikan dua kewajiban yang harus dilakukan. Yakni puasa wajib sebulan penuh dan mengeluarkan zakat fitrah menjelang Idul Fitri.

Kiai Nurul Huda Muhammad, Ketua MUI Kabupaten Pasuruan mengatakan, puasa ramadan belum sempurna apabila tidak mengeluarkan zakat fitrah. Pasalnya, zakat fitrah dan puasa adalah satu kesatuan dalam rukun Islam.

“Ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad SAW yang artinya, ‘Pahala puasa Ramadan itu terkatung-katung antara langit dan bumi, tidak bisa diangkat dan tidak bisa diterima oleh Allah kecuali sudah ditunaikan zakat fitrah,'” kata Kiai Nurul Huda.

Lebih lanjut dijelaskan, zakat fitrah tidak hanya wajib dikeluarkan oleh orang yang berpuasa saja. Melainkan wajib bagi seluruh umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan, besar maupun kecil. Asalkan, memiliki kelebihan makanan bagi diri sendiri dan keluarga pada 1 Syawal.

Kemudian, apa pemisah antara Ramadan dan Syawal? yakni terletak diantara maghrib malam hari raya idul fitri. Artinya, zakat fitrah wajib dikeluarkan oleh umat Islam yang masih hidup sebelum malam hari raya hingga mahgrib menjelang hari raya (syawal).

Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi seorang muslim untuk tidak mengeluarkan zakat fitrah. Pasalnya, zakat fitrah mampu membersihkan berbagai dosa orang yang berpuasa selama bulan Ramadan. Misalnya karena berdusta, berkata kotor, menggunjing dan lain sebagainya.

“Untuk itu, selagi masih diberi kesempatan untuk melaksanakan puasa Ramadan dan mengeluarkan zakat fitrah, maka bersyukurlah. Sebab Allah swt memberikan pahala yang berlipat ganda,” tutur Kiai Nurul Huda.

Tak hanya mendapatkan pahala, Allah swt juga akan memberikan kemuliaan hidup di akhirat secara langsung tanpa perantara bagi orang yang berpuasa dan mengeluarkan zakat fitrah. Serta, mendapat keistimewaan-keistimewaan dari Allah Swt, baik di dunia maupun di akhirat. (trj/may)