Keistimewaan Umat Nabi Muhammad yang Tak Pernah Didapatkan Umat Nabi Lainnya

599

Pasuruan (wartabromo.com) – Allah SWT telah memberikan keistimewaan kepada umat Nabi Muhammad SAW. Semua keistimewaan ini bahkan tak diberikan kepada umat-umat nabi sebelumnya.

“Ini patut disyukuri karena Allah swt telah memberikan kehidupan sebagai umat Nabi Muhammad SAW, umat yang dikaruniakan keistimewaan yang tak pernah diberikan kepada umat-umat terdahulu,” kata Ustaz Yahya Najich, Asatiz LDNU Kabupaten Pasuruan.

Apa saja keistimewaan yang Allah swt berikan kepada umat Nabi Muhammad SAW?

1. Mendapatkan Kemuliaan Lailatul Qadar

Umat Nabi Muhammad SAW memang tidak dikaruniai umur panjang sebagaimana umat pada jaman nabi terdahulu. Umat Nabi Muhammad SAW hanya diberikan jatah usia sampai dengan 63 tahun, berbeda dengan umat terdahulu yang bisa hidup sampai usia 80 hingga 100 tahun.

“Alangkah beruntungnya umat Rasulullah, sebab sekalipun tak bisa hidup sampai 80 hingga 100 tahun, tetapi kemuliaan Lailatul Qadar alias malam 1000 bulan bisa didapatkan hanya dalam 1 bulan saja,yakni saat Ramadan,” tutur ustaz Yahya.

Untuk itu, ia mengatakan, sungguh sangat merugi apabila sebagai umat Nabi Muhammad SAW tidak bisa memanfaatkan datangnya bulan Ramadan. Lebih lagi di malam Lailatul Qadar Allah swt berjanji akan memberikan ampunan kepada hamba-Nya yang beribadah.

2. Kemudahan dalam Beribadah

Pada jaman umat terdahulu, untuk melaksanakan ibadah pada Allah Swt sangat sulit. Jarak antara masjid dengan tempat tinggal sangat jauh dan tidak ada kendaraan lain selain unta.

Berbeda dengan umat Nabi Muhammad SAW sekarang, untuk beribadah pada Allah bisa dilakukan kapan dan di mana saja. Jarak antara tempat ibadah dengan tempat tinggal sudah dekat, Al-Qur’an juga mudah didapatkan sehingga tak ada alasan untuk tak beribadah.

3. Merasakan Kemajuan Jaman

Tak hanya soal ibadah saja ustaz Yahya melanjutkan, keistimewaan lain yang diberikan Allah kepada umat Nabi Muhammad adalah berupa kemajuan jaman. Pendidikan mudah ditempuh, teknologi semakin maju dan masih banyak lagi.

“Sebagaimana diketahui dari cerita sejarah Islam, tidak ada di umat di jaman Nabi Adam hingga Nabi Isa yang merasakan kemajuan teknologi. Dulu manusia hidup serba primitif, berbeda dengan umat Nabi Muhammad yang bisa merasakan kemajuan jaman,” lanjut ustaz Yahya.

Dikatakannya, kemajuan jaman seperti sekarang ini semakin memudahkan ibadah. Artinya, sebagai manusia harus cerdas dan bijak dalam memanfaatkan kemajuan jaman agar mendatangkan nilai ibadah.

“Nah, semua keistimewaan ini harus dimanfaatkan dan disyukuri. Bagaimana cara syukurnya? Ya dengan cara mencintai Allah Swt, cinta pada Nabi Muhammad SAW, baca tasbih, baca Al-Qur’an. Nah, jika sudah demikian, InsyaAllah akan diberikan berkah dalam kehidupan dunia dan selamat di akhirat,” tandasnya. (trj/may)