Laga Halal Bihalal, Bupati dan Kajari Sumbang Gol

3573
LAGA HALBI: Jaimy (merah) dari skuad Kejari Bangil FC dibayangi Djoko Haryanto dari PWI FC dalam laga Halal Bihalal di Stadion Pogar Bangil, Jumat pagi. Foto: Istimewa

Pasuruan (Wartabromo.com)Laga persahabatan yang mempertandingkan klub KejariBangil FC menghadapi PWI FC dihelat di Stadion R Soedrasono Pogar Bangil, Jumat (21/5). Laga ini sekaligus membuka lembaran keakraban saat halal bihalal

Lama tidak turun ke lapangan besar, membuat permainan kedua tim terasa lambat panas. “Kaki masih terasa kaku. Maklum lama ndak turun lapangan,” kata Ketua PWI Pasuruan, Djoko Haryanto.

Sejak kick off babak pertama dimulai, kedua tim mencoba bermain bola pendek. Maklum, sepakan bola nya pun terbatas. Kecepatan larinya pun terasa ngos-ngosan. Hanya beberapa pemain KejariBangil FC yang beberapa dilengkapi pemain muda yang tampak lincah. Beruntung beberapa kali peluang di depan gawang PWI mampudigagalkan Hari Kojek yang berkolaborasi dengan Hidayat dan Djoko Hariyanto.

Kesempatan untuk menceploskan gol ke gawang PWI pun mampu dilesakkan striker Kejari FC saat terjadi sklimit di muka gawang. Sebelum gol itu terjadi, sebenarnya PWI FC sempat mendapatkan peluang emas di depan gawang. Yakni Ketika tendangangelandang serang Ziaul Haq dan Hary Kojek masih membentur mistar gawang. Skor 1-0 untuk Kejari FC pun bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua, formasi permainan pun berubah dari kedua tim. Beberapa pejabat mulai hadir. Di PWI FC diperkuat oleh Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf dan Wabup, Gus Mujib Imron. Umpan silang Gus Irsyad-Gus Mujib sering merepotkan barisan KejariBangil FC.

Sementara dari Kejari FC, diperkuat oleh Kajari Ramdhanu, Kasi Intel Jaimy dan Kasi Pidsus Denny. Hadirnya para pejabat ini membuat suasana Stadion menjadi lebih hidup. Meski cuaca sudah mulai panas, namun permainan kedua tim lebih enak ditonton.

Permainan saling serang mulai dipertontonkan kedua tim. Namun peluang untuk menyamakan kedudukan dilesakkan Abdu Majid (Jtv) di lima menit babak kedua.

Tim Kejari Bangil FC tak mau tinggal diam. Masuknya Kajari Ramdhanu membuat aliran bola sering mengarah kepadanya. Kajari yang kemarin dijuluki “Cristiano” Ramdhanu ini berhasil melepaskan tendangan dari luar kotak penalty. Tendangan melambungnya tak mampu ditepis Hary Kojek yang kemarin berganti menjadi kiper.

USAI LAGA: Skuad PWI FC yang diperkuat Bupati dan Wabup berfoto bersama. Foto: Istimewa

Ketinggalan skor 2-1 membuat PWI FC bergeliat. Permainan tik-tak ditunjukkan Abdul Majid, Bupati Irsyad dan Ziaul Haq (Paul). Tendangan jarak jauh yang kerap dicoba Irsyad masih belum mengarah ke gawang. Beberapa kali tendangannya masih melenceng beberapa centimeter dari mistar gawang.

Baru pada menit ke-53, tendangan long pass Irsyad Yusuf tak mampu ditangkis kiper Kejari FC. Goool…” begitu teriakan supporter dari pinggir lapangan.

PWI FC mampu unggul di ujung babak kedua, setelah tendangan Paul menyusur di pojok kanan gawang Kejari Bangil FC. Skor 2-3 untuk PWI FC bertahan sampai peluit Panjang dibunyikan wasit Hendrik Londo.

Usai pertandingan, kedua tim bersalaman dan foto Bersama. “Senang bisa ngegolkan. Tapi yang terpenting bukan kemenangan kita. Tapi yang lebih penting adalah keakrabankita Bersama,” ujar Bupati Irsyad usai laga. (day/day)