Kerusakan Akibat Gempa Bertambah, Kecamatan Puspo Mendominasi

785
Sebuah masjid di Kecamatan Puspo yang rusak akibat gempa Mei 2021 lalu. Foto: Miftahul Ulum.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Jumlah kerusakan akibat gempa berkekuatan 5,9 SR pada Jumat (21/5/2021) di Kabupaten Pasuruan terus bertambah. Data terbaru, jumlah rumah rusak menjadi 39 unit. Selain itu, 2 masjid dan 1 musala juga dilaporkan rusak.

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris menguraikan, dari laporan dan verifikasi kerusakan bangunan yang terdampak ada penambahan 4 rumah dan 1 rumah ibadah.

“Up date terkini, kerusakan bangunan rumah sebanyak 39 rumah dan 3 fasilitas umum,” kata Harris, dalam keterangan yang diterima wartabromo, Sabtu (22/5) petang.

Sebanyak 35 rumah di Kecamatan Puspo mengalami kerusakan. Dua di antaranya rusak parah, yakni rumah milik Sunatin dan Mustofa di Dusun/Desa Pusung Malang.

Di samping itu, dua masjid dan satu musala di Desa Pusung Malang juga mengalami kerusakan. Satu masjid yang rusak cukup parah berada di Dusun Pusung Malang.

Di Kecamatan Tutur, sedikitnya tiga rumah rusak. Dan satu rumah di Kecamatan Wonorejo juga terimbas getaran gempa.

Upaya tanggap darurat sudah dilakukan oleh BPBD setempat. Warga yang rumahnya rusak diberikan bantuan sembako, terpal, dan selimut.

Pembersihan material dan pengamanan barang sudah dilakukan. Besok, kata Harris, akan dilakukan kerja bakti bersama.

“Nantinya akan kami laporkan kepad pimpinan agar warga yang terdampak ini mendapat bantuan sosial untuk rehab dan rekonstruksi bangunan yang rusak,” jelas Harris.

Terkait taksir kerugian, Harris mengatakan masih menunggu assesment bersama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman setempat. “Menunggu tim gabungan dengan Perkim kalau taksir kerugian,” pungkasnya. (oel/asd)